News
Beranda » News » Retorika Israel Memicu Dehumanisasi Warga Palestina di Gaza

Retorika Israel Memicu Dehumanisasi Warga Palestina di Gaza

GELUMPAI.ID — Pemimpin Israel semakin mendepersonalisasi warga Palestina sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023. Retorika ini membenarkan kekerasan dan kelaparan di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggunakan referensi Alkitab untuk menggambarkan Palestina sebagai musuh. Ia menyebut Amalek kuno, menyerukan penghancuran mereka.

Menteri, anggota parlemen, dan tokoh media menggemakan narasi ini. Presiden Isaac Herzog menyatakan tidak ada warga sipil tak bersalah di Gaza.

Anggota Likud Tally Gotliv membela kelaparan warga Gaza. “Tidak ada non-kombatan di Gaza,” katanya di Channel 7!

Gotliv menolak penerapan hukum internasional. “Negara mana yang memberi makan musuhnya?” tambahnya.

Prajurit Israel mengadopsi pola pikir dehumanisasi ini. Unggahan media sosial menunjukkan mereka melecehkan dan menjarah barang milik Palestina.

Menurut Middle East Eye, prajurit memposting video memakai pakaian wanita Palestina yang dijarah. Tindakan ini mencerminkan kampanye dehumanisasi yang lebih luas.

Sebuah unggahan Facebook menggambarkan prajurit membual tentang membunuh warga Palestina. “Kami menembak semua orang, orang-orang terbang di udara,” kata mereka.

Sejarawan Lee Mordechai mendokumentasikan tren ini. “Dehumanisasi warga Palestina kini menjadi hal biasa,” tulisnya dalam laporannya.

Tindakan prajurit menyebabkan kekejaman. Wanita Palestina melaporkan pelecehan seksual selama razia di Rumah Sakit Kamal Adwan.

Komandan unit pengintaian memerintahkan pasukan memperlakukan semua orang sebagai musuh. “Kamu melihat sosok, kami tembak,” katanya kepada mereka.

Unit ini membunuh 15 pekerja bantuan di Tel a-Sultan pada Maret. Bukti forensik menunjukkan mereka dieksekusi.

Komandan itu pensiun di tengah pengawasan. “Tidak ada kegagalan moral,” klaimnya dalam surat perpisahan!

Tindakan Israel telah membunuh lebih dari 52.000 warga Palestina. Retorika dehumanisasi memicu jumlah korban yang menghancurkan ini.

Gotliv mendukung pengepungan dan rencana pendudukan yang sedang berlangsung. Ia mencatat Gaza menghadapi kelaparan sebelum eskalasi militer.

Laman: 1 2