News

Rezim Baru Suriah Mulai Menjajaki Pengakuan Internasional

Qutaiba Idlbi, seorang ahli senior dari Atlantic Council yang fokus pada Suriah, mengatakan bahwa meskipun berurusan dengan organisasi yang telah diberi label teroris oleh AS dan PBB membawa tantangan, hal itu juga memberi leverage penting bagi Amerika Serikat dan mitra internasional.

“Administrasi baru dapat menggunakan leverage ini untuk memastikan HTS bergerak menuju menjadi aktor yang dapat diterima di panggung Suriah dan memastikan bahwa mereka tidak lagi mengancam keamanan AS atau kawasan,” ujar Idlbi.

Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengonfirmasi bahwa Washington telah melakukan kontak langsung dengan HTS, yang menjadi konfirmasi pertama mengenai komunikasi langsung antara AS dan kelompok tersebut.

“Ya, kami telah melakukan kontak dengan HTS dan pihak lainnya,” ujar Blinken dalam konferensi pers di Yordania, meskipun ia tidak memberikan detail mengenai waktu atau tingkat kontak tersebut.

Masa Depan Ekonomi Suriah dan Sanksi

Ekonomi Suriah telah terpuruk selama bertahun-tahun akibat sanksi Barat. Salah satu sanksi yang paling keras adalah Caesar Act yang diberlakukan pada 2019 oleh AS, yang membatasi individu, perusahaan, atau pemerintah untuk melakukan kegiatan ekonomi yang mendukung upaya perang Assad. Menurut Bank Dunia, ekonomi Suriah menyusut lebih dari setengah antara 2010 dan 2020.

Pada 2022, sekitar 69% populasi Suriah hidup dalam kemiskinan, menurut Bank Dunia. Kemiskinan ekstrem bahkan mempengaruhi lebih dari satu dari empat warga Suriah pada tahun 2022, angka yang kemungkinan memburuk setelah gempa bumi dahsyat pada Februari 2023.

Menurut Idlbi, meskipun kejatuhan Assad membuka peluang, hal ini “bukan solusi ajaib dan bisa menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut jika tidak dikelola dengan hati-hati.”

“Administrasi Biden dan Trump harus mengadopsi pendekatan yang seimbang dan strategis, dengan fokus pada pemerintahan inklusif, dukungan kemanusiaan, dan stabilitas regional,” kata Idlbi. “Peluang seperti ini yang muncul di Suriah hanya datang sekali.”

Laman: 1 2