GELUMPAI.ID – Kemenangan 2-0 Tottenham atas Reading jadi awal manis era Thomas Frank, tapi sorotan terbesar justru datang dari luar lapangan.
Richarlison, yang sebelumnya digosipkan bakal cabut, kini malah dikabarkan memilih bertahan dan siap memperjuangkan tempatnya di era baru ini.
Richarlison Batal Balik ke Everton, Mau Tunjukkan Tajinya di Bawah Thomas Frank
Meski absen di laga pramusim perdana karena cedera, penyerang Brasil itu rupanya tetap jadi pembicaraan hangat. Bukan soal performa, tapi keputusan penting yang ia ambil soal masa depannya.
Menurut laporan The Guardian, Richarlison kini keen to stay di London Utara, dan hanya tawaran “luar biasa” yang bisa mengubah niatnya.
Sempat santer dirumorkan bakal kembali ke Everton, Richarlison justru ingin membuktikan diri lagi di Tottenham.
Dengan Piala Dunia 2026 di depan mata, striker berusia 27 tahun itu tahu betul hanya dengan tampil reguler dan tajam di level klub, kansnya jadi juru gedor utama Brasil bisa terbuka lebar.
Harry Kane Pernah Sebut Richarlison Pemain ‘Brilian’
Meski kini sudah mengenakan jersey Bayern, Harry Kane masih menyisakan pujian untuk mantan duetnya di Spurs.
Pada Juli 2023, Kane menyebut kehadiran Richarlison sebagai hal “brilian”, apalagi saat itu Richarlison kerap masuk sebagai pelapis langsung sang kapten Inggris.
“Brilian punya dia di tim. Dia cuma harus terus lakukan apa yang selama ini dilakukan, dan bantu tim sebisa mungkin,” ucap Kane saat itu.
Sebuah komentar yang kini terasa relevan lagi di bawah komando pelatih baru.
Tugas Berat Menanti Richarlison
Musim lalu, Richarlison sempat jadi pahlawan di final Liga Europa berkat penampilan ngototnya.
Tapi musim depan akan jauh lebih ketat. Selain bersaing dengan Dominic Solanke yang dikaitkan dengan Spurs, ia juga harus bisa jaga kebugaran karena rekor cederanya di N17 masih bikin waswas.
Dengan Kulusevski, Maddison, dan Dragusin masih belum kembali, Thomas Frank punya cukup waktu untuk menilai siapa saja yang layak masuk starting XI.
Dan Richarlison? Dia sudah menyalakan alarm: “Saya belum selesai!”

