GELUMPAI.ID – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa tiket final Liga Europa belum sepenuhnya dalam genggaman timnya, meskipun Setan Merah meraih kemenangan telak 3-0 atas Athletic Bilbao pada leg pertama semifinal di Stadion San Mames, Jumat (2/5) dini hari WIB.
Gol sundulan Casemiro dan dua gol dari Bruno Fernandes menempatkan United di posisi yang sangat menguntungkan. Athletic Bilbao sendiri harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35 setelah Dani Vivian diusir wasit akibat melanggar Rasmus Hojlund di kotak penalti.
Penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Fernandes menjadi gol kedua United, dan Amorim mengakui momen tersebut sebagai titik balik pertandingan.
Namun, dalam wawancara pasca-pertandingan, Amorim mengingatkan bahwa situasi serupa bisa saja terjadi pada United saat bermain di kandang sendiri, Old Trafford, pada leg kedua mendatang. Ia menekankan agar timnya tidak meremehkan Bilbao.
“Saya pikir hasilnya sangat bagus, tetapi kami juga harus memahami jalannya pertandingan. Kami sangat kesulitan di awal, tetapi gol dari Casemiro dan kartu merah mengubah permainan. Itu hal yang baik, dengan sedikit keberuntungan kami berhasil bertahan dalam permainan dan segalanya bisa berubah dalam satu situasi,” ujar Amorim.
“Saya pikir kami memiliki peluang untuk mencetak satu gol lagi. Ini belum selesai. Mereka bisa melakukan hal yang sama di Old Trafford karena mereka sangat kuat, mereka sangat intens. Satu kartu merah bisa saja terjadi di stadion kami, jadi kami harus bersiap.” tegasnya.
Amorim juga menyoroti peran pemain-pemain berpengalaman seperti Casemiro, Harry Maguire, dan Bruno Fernandes dalam membantu tim melewati laga sulit seperti semifinal Eropa.
“Bahkan pemain seperti Ugarte memiliki banyak pengalaman tetapi dia sedikit gugup. Patrick juga sedikit gugup. Ini adalah semifinal, tentu saja ini bukan Liga Champions tetapi ini adalah kompetisi Eropa, jadi pemain-pemain seperti Casemiro, Harry, Bruno Fernandes sangat membantu.” paparnya.

“Terkadang Anda memiliki momen-momen dalam hidup Anda, ketika semua yang dia lakukan buruk baginya. Saya tidak tahu kata yang lebih baik untuk menggambarkannya. Sekarang semua yang dia lakukan membantu tim memenangkan pertandingan penting, jadi dia perlu menikmatinya dan para pemain perlu memahami bahwa kehidupan seorang pesepakbola seperti itu dan segalanya bisa berubah dalam satu momen.” ungkapnya.
Menatap leg kedua di Old Trafford, Amorim mengatakan bahwa timnya harus tetap waspada dan tidak jumawa setelah memenangkan laga di San Mames. Ia pun menekankan bahwa skuad The Red Devils Harus percaya diri sekaligus waspada untuk laga selanjutnya.
“Tentu saja, kami berada di atas angin, kami memiliki dukungan penggemar kami, tetapi sekali lagi ini bisa berubah. Apa pun bisa terjadi dalam satu pertandingan. Tentu saja, kami percaya diri tetapi kami perlu sangat berhati-hati dengan para pemain kami melawan Brentford [di laga berikutnya], karena Anda bisa merasakannya. Nous Mazraoui sangat lelah, Patrick lelah, jadi kami harus mengatur para pemain.” tuturnya.
Amorim juga menyinggung faktor keberuntungan yang berperan dalam perjalanan mereka di Liga Europa. Sebab jika melihat performa United di Premier League sendiri mereka sangat terpuruk di musim ini dan harus berjuang untuk terhindar dari Zona Degradasi.
Pelatih asal Portugal itu juga memberikan pujian kepada beberapa pemainnya yang kembali dari cedera. “Ketika Anda melihat Luke Shaw bermain, dia adalah pemain top dan semua yang dia lakukan penuh kelas dan kualitas. Dia perlu mendorong dirinya sangat keras karena kami membutuhkan pemain seperti Luke Shaw dan kemudian Amad sangat penting dalam situasi satu lawan satu. Anda bisa merasakannya, dia belum memiliki ledakan untuk melewati lawan satu lawan satu tetapi lawan selalu mencari itu. Matta [De Light] sangat penting bagi kami. Dia sangat cepat, sangat kuat dan bagus dalam membangun serangan jadi saya sangat senang [dia kembali].” jelasnya.
Terakhir, Amorim menegaskan bahwa performa apik di Liga Europa adalah upaya tim untuk memberikan sesuatu yang membanggakan kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan. “Ini bukan Liga Champions, bukan karena itu. Kami tahu bahwa kami tampil di bawah ekspektasi musim ini. Kami ingin memberikan sesuatu kepada penggemar kami, karena kami merasakan dukungan itu setiap hari, tidak peduli di posisi mana kami berada di klasemen.” tandasnya.

