GELUMPAI.ID – Nilai tukar rupiah memang tercatat melemah pada awal tahun 2025. Namun, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa pelemahan rupiah masih dalam kendali dan lebih baik dibandingkan dengan mata uang negara tetangga.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan, sejak Januari, rupiah melemah sebesar 1 persen terhadap dolar AS. Meskipun demikian, menurutnya, tren tersebut relatif lebih baik jika dibandingkan dengan mata uang regional seperti rupee India yang melemah 1,20 persen, peso Filipina yang anjlok 1,33 persen, dan baht Thailand yang jatuh 1,92 persen.
“Perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS relatif lebih baik dibandingkan mata uang lainnya di kawasan,” ungkap Perry saat konferensi pers, Rabu (15/1/2025).
Meski adanya pelemahan, Perry menambahkan bahwa rupiah menguat terhadap mata uang dari negara maju, dan tetap stabil di negara berkembang lainnya. Hal ini terjadi berkat kebijakan stabilisasi yang terus dijalankan oleh BI, dengan didukung masuknya modal asing, tingkat imbal hasil yang menarik, serta prospek ekonomi Indonesia yang masih positif.
Ke depan, BI memproyeksikan nilai tukar rupiah akan stabil. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga kestabilan ini dengan memastikan inflasi tetap rendah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid.
Sumber: KOMPAS

