GELUMPAI.ID – Pernah merasa kantong tipis gara-gara biaya pengobatan? Wah, kamu nggak sendirian! Tahun demi tahun, biaya kesehatan terus naik, bahkan jauh melebihi inflasi umum. Angka inflasi kesehatan tahun 2020 saja mencapai 2,75%, sedangkan inflasi umum hanya 1,68%. Bikin pusing kan?
Apalagi pas kemarin kena flu berat, coba berobat ke dokter, terus cek harga obat? Bayarnya? Waduh, itu sudah hampir semahal bayar paket data di e-commerce! Dan itu baru flu, bayangin kalau penyakit serius?
Tapi, apa sih penyebab harga pengobatan terus meroket?
1. Permintaan Meningkat!
Saat pandemi menyerang, bukan cuma virus yang datang, permintaan kesehatan melonjak. Semua butuh perawatan, dari gejala ringan hingga berat, semua membutuhkan akses ke layanan kesehatan yang memadai. Maka nggak heran, biaya jadi ikut melonjak.
2. Biaya Produksi Naik!
Obat yang kita butuhkan harganya melambung? Yup, itu karena biaya produksi naik. Barang-barang impor mahal banget dan biaya produksi di pabrik obat juga ikut naik. Mau nggak mau, kita yang jadi bayar mahal, kan?
3. Sarana Kesehatan Kurang!
Jumlah fasilitas kesehatan jauh banget dari kebutuhan masyarakat. Itu bikin rumah sakit yang biasanya kapasitasnya terbatas, penuh sesak. RSCM misalnya, penuhnya kayak jam makan siang di kantor!
4. Krisis Global!
Krisis ekonomi global bukan cuma bikin harga barang di pasar naik, tapi juga memengaruhi biaya bahan baku obat. Duh, kita jadi merasa seperti gak punya pilihan.
5. Laba di Depan Mata!
Perusahaan obat dan rumah sakit punya satu target, untung! Survei dari Willis Tower Watson menunjukkan kalau mereka selalu mengutamakan profit daripada menekan biaya buat pasien.
Strategi Menghemat Biaya Kesehatan
Tenang, ada solusi kok biar kamu nggak bangkrut gara-gara sakit. Ini dia trik yang bisa kamu coba.
1. BPJS Kesehatan
Mungkin BPJS nggak meng-cover semua penyakit, tapi cukup lah buat penyakit umum. Cuma jangan berharap BPJS akan meng-cover penyakit kronis yang butuh biaya perawatan lebih mahal. Makanya, banyak yang kombinasi pakai BPJS dan asuransi swasta.

