News
Beranda » News » Sambut HUT RI ke-80, Pemkot Tangerang Gencarkan Imunisasi Lewat PENARI

Sambut HUT RI ke-80, Pemkot Tangerang Gencarkan Imunisasi Lewat PENARI

GELUMPAI.ID – Dalam semangat menyambut Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang siap tancap gas lewat program Gebyar Sepekan Mengejar Imunisasi alias PENARI.

Rencananya, kegiatan ini bakal digelar selama sepekan penuh, dari 4 hingga 9 Agustus 2025 mendatang.

Tak sekadar seremoni, program ini jadi bentuk hadiah nyata untuk generasi masa depan: bayi, Baduta (bawah dua tahun), dan ibu hamil, dengan ribuan anak dituntaskan imunisasinya.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tangerang tahun 2025, jumlah sasaran Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga Juli mencapai 23.804 bayi.

Dari jumlah itu, 19.912 bayi sudah mendapat imunisasi lengkap. Artinya, masih ada 3.892 bayi yang jadi target dalam program PENARI.

Tak hanya bayi, Pemkot juga menargetkan 546 Baduta tuntas imunisasi. Saat ini, dari total 22.309 anak, sebanyak 21.763 di antaranya telah mendapat Imunisasi Baduta Lengkap (IBL).

“Kami mengajak seluruh masyarakat membawa bayi, Baduta (bawah dua tahun) dan ibu hamil ke puskesmas, posyandu atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat selama sepekan PENARI. Ini adalah bentuk hadiah kemerdekaan yang nyata untuk generasi sehat, kuat dan terlindungi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, Kamis, 31 Juli 2025.

Imunisasi ini diberikan gratis alias tanpa pungutan biaya.

“Ayo bawa bayi, Baduta dan ibu hamil ke puskesmas, posyandu, fasyankes terdekat untuk lengkapi imunisasi. Semua gratis atau tanpa pungutan biaya,” serunya.

Untuk menyukseskan PENARI, berbagai jurus dikerahkan. Mulai dari sosialisasi lewat tempat ibadah, spanduk, mobil keliling, media sosial, sampai grup WhatsApp warga.

Tak ketinggalan, kolaborasi lintas sektor pun dimaksimalkan. Mulai dari RT/RW, kader PKK, karang taruna, guru, hingga pengelola PAUD ikut dikerahkan.

Yang menarik, pendekatan door to door juga dilakukan. Petugas kesehatan dan kader akan menyambangi rumah-rumah anak yang belum sempat imunisasi, dengan pendekatan persuasif dan edukatif.

Laman: 1 2