Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Sancho dan Jackson Menggila, Chelsea Bantai Djurgarden 4-1

Sancho dan Jackson Menggila, Chelsea Bantai Djurgarden 4-1

Chelsea menjejakkan satu kaki di final Conference League setelah meraih kemenangan nyaman 4-1 atas Djurgarden pada leg pertama semifinal di Stockholm, Jumat (2/5) dini hari WIB. (cr/ Chelsea)

GELUMPAI.ID – Chelsea menjejakkan satu kaki di final Conference League setelah meraih kemenangan nyaman 4-1 atas Djurgarden pada leg pertama semifinal di Stockholm, Jumat (2/5) dini hari WIB.

Gol dari Jadon Sancho dan Noni Madueke di babak pertama meredam ketegangan bagi The Blues saat menghadapi wakil Swedia tersebut. Pemain pengganti Nicolas Jackson kemudian mencetak dua gol di babak kedua, sebelum pemain berusia 18 tahun, Isak Alemayehu, memperkecil ketertinggalan tuan rumah dengan gol senior pertamanya.

Dengan target utama finis di lima besar Liga Primer Inggris, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, melakukan delapan perubahan pada susunan pemain inti jelang laga krusial Liga Primer melawan juara baru Liverpool pada Minggu mendatang. Namun, perubahan tersebut tidak menggoyahkan mereka. Tampil dominan, Chelsea kini percaya diri untuk menyelesaikan pekerjaan di leg kedua yang akan digelar di Stamford Bridge pekan depan.

Sukses di kompetisi ini akan menjadikan Chelsea klub pertama yang mengoleksi seluruh trofi utama Eropa, setelah sebelumnya dua kali menjuarai Liga Champions dan dua kali meraih gelar Liga Europa.

Sambutan meriah dari suporter Djurgarden melalui koreografi spektakuler menyambut kedatangan Chelsea di 3Arena. Namun, tim tamu berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu melalui Sancho pada menit ke-12. Umpan lambung Enzo Fernandez ke tiang jauh berhasil dikontrol dada oleh pemain sayap pinjaman itu sebelum menceploskan bola ke gawang, sedikit terbantu oleh kesalahan antisipasi bek Djurgarden, Marcus Danielson.

Lapangan sintetis, yang sempat menjadi kekhawatiran Maresca sebelum kick-off, sama sekali tidak menghambat permainan The Blues. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.

Chelsea menggandakan keunggulan dua menit sebelum turun minum. Umpan terobosan Fernandez berhasil diterima Madueke yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke tiang dekat, menaklukkan kiper Jacob Rinne.

Maresca melakukan empat pergantian pemain di jeda babak pertama, termasuk memasukkan Cole Palmer dan Jackson. Nama terakhir langsung memanfaatkan kesalahan fatal di lini belakang Djurgarden antara Danielson dan kiper Rinne untuk mengubah skor menjadi 3-0 tepat sebelum satu jam pertandingan berjalan.

Striker asal Senegal itu kemudian mencetak gol keduanya enam menit berselang. Menerima bola di tepi kotak penalti, Jackson melepaskan tembakan melengkung yang menghujam pojok atas gawang, semakin menegaskan dominasi Chelsea dalam pertandingan ini.

Sorak sorai pendukung tuan rumah sempat membahana ketika Alemayehu mencetak gol hiburan melalui sundulan terarah pada menit ke-68. Namun, dibutuhkan keajaiban bagi Djurgarden untuk menghentikan Chelsea melaju ke final di Wroclaw pada 28 Mei mendatang. Terlepas dari statusnya sebagai semifinal Eropa, laga ini terasa seperti ketidakseimbangan kekuatan.

Meskipun Djurgarden sesekali menunjukkan kualitas yang membawa mereka sejauh ini, Chelsea berada di level yang berbeda. Tim asal Swedia itu telah memainkan 16 pertandingan untuk mencapai babak empat besar setelah memulai perjalanan mereka di babak kualifikasi kedua melawan tim asal Luksemburg, Progres Niederkorn, pada Juli tahun lalu.

Namun, nilai skuad Chelsea, menurut Transfermarkt, 44 kali lebih tinggi dibandingkan tim yang saat ini berada di posisi ke-11 Liga Swedia (Allsvenskan). Sebelum pertandingan, The Blues juga memimpin kompetisi dalam hal gol (33), penguasaan bola (62,9%), akurasi umpan (92,3%), dan tembakan tepat sasaran (87).

Djurgarden yang kehilangan beberapa pemain pilar, dengan lima pemain remaja di bangku cadangan, pada akhirnya tidak mampu menahan kekuatan Chelsea, baik pemain inti maupun pemain pengganti. Kiper Chelsea, Filip Jorgensen, sempat menepis tendangan Tokmac Nguen yang berbelok arah di akhir babak pertama dan sundulan Adam Stahl tak lama setelah babak kedua dimulai. Namun, kiper kelahiran Swedia itu dan lini belakangnya akan kecewa gagal mencatatkan clean sheet setelah Alemayehu menyundul masuk umpan silang Tobias Gulliksen.

Meskipun demikian, Maresca akan membawa pulang banyak hal positif dari lawatan ini, termasuk kembalinya ketajaman striker Jackson setelah sempat mengalami penurunan performa dan cedera. Ia hanya membutuhkan 14 menit untuk mencetak gol pertamanya setelah menggantikan Madueke di babak kedua, dengan Palmer memberikan assist. Gol keduanya pun tercipta dengan kualitas tinggi setelah Moises Caicedo merebut bola dengan impresif untuk menciptakan peluang tersebut.

Chelsea bahkan nyaris menambah gol melalui pemain muda berusia 16 tahun, Reggie Walsh, yang hampir mencetak gol pada sentuhan pertamanya setelah melakukan debut. Namun, kabar kekalahan Nottingham Forest dari Brentford di Liga Primer, yang membuat mereka tetap berada di posisi keenam – di belakang Chelsea karena selisih gol – menjadikan malam yang produktif bagi anak asuh Maresca dalam perburuan tiket Liga Champions.

Fokus mereka kini beralih ke kedatangan Liverpool asuhan Arne Slot di Stamford Bridge, sebelum Djurgarden menghadapi tugas yang tampak mustahil di leg kedua Eropa.

Laman: 1 2