Entertainment
Beranda » Entertainment » Sasaeng Fans NewJeans Resmi Jadi Tersangka Usai Curi Barang Pribadi di Asrama

Sasaeng Fans NewJeans Resmi Jadi Tersangka Usai Curi Barang Pribadi di Asrama

GELUMPAI.ID – Kasus mengejutkan kembali mengguncang dunia K-pop. Seorang pria berusia 20-an yang merupakan sasaeng fan dari girl group populer NewJeans resmi ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan kriminal yang dilakukannya terhadap para member grup tersebut.

Dikutip dari KpopChart.net, pada (1/5), Kejaksaan Distrik Barat Seoul mengonfirmasi bahwa pria yang diidentifikasi sebagai A telah didakwa atas aksi masuk secara ilegal ke asrama NewJeans di kawasan Yongsan, Seoul. Insiden ini terjadi pada 21 Desember 2023, saat A menyelinap masuk ke tempat tinggal para member dan mencuri sejumlah barang pribadi, termasuk gantungan baju dan spanduk milik grup.

Lebih mengejutkan lagi, pelaku secara terang-terangan mengunggah pengalamannya tersebut di media sosial dan YouTube, menjadikannya bukti digital yang memperkuat kasus hukum terhadapnya. Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa ini bukan aksi pertamanya—A ternyata sudah mencoba memasuki asrama pada 18 Desember, memanfaatkan kondisi pintu yang tidak terkunci.

Meski saat kejadian para member NewJeans sedang berada di Jepang untuk jadwal promosi dan tidak berada di lokasi, insiden ini tetap memicu kekhawatiran mendalam. Banyak yang menyoroti betapa bahayanya tindakan seperti ini, yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keselamatan idola secara langsung.

Perilaku sasaeng fans seperti ini menjadi peringatan serius bagi industri hiburan Korea. Meski batas antara penggemar dan artis semakin kabur karena media sosial, tindakan obsesif dan pelanggaran privasi tetap tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.

Insiden ini memicu seruan dari penggemar dan publik agar sistem keamanan terhadap artis, terutama idola muda seperti NewJeans, diperkuat. Banyak yang mendesak agar agensi hiburan dan otoritas hukum Korea Selatan bertindak tegas demi memastikan insiden serupa tidak terulang di masa depan.