Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Selain Vardy, Leicester City Lepas Belasan Pemain Senior dan Junior

Selain Vardy, Leicester City Lepas Belasan Pemain Senior dan Junior

Leicester City mengonfirmasi bahwa sepuluh pemain tambahan akan meninggalkan klub pada musim panas ini, melengkapi daftar kepergian Jamie Vardy yang kontraknya habis. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Leicester City mengonfirmasi bahwa sepuluh pemain tambahan akan meninggalkan klub pada musim panas ini, melengkapi daftar kepergian Jamie Vardy yang kontraknya habis. Sebelumnya, penyerang legendaris The Foxes tersebut telah memainkan penampilan ke-500 dan terakhirnya untuk klub Midlands itu saat melawan Ipswich Town.

Dua pemain senior, Danny Ward dan Daniel Iversen, bergabung dengan Vardy dalam daftar pemain yang dilepas karena kontrak mereka akan berakhir bulan depan, menyusul degradasi klub ke Championship. Ward bergabung dengan Leicester pada tahun 2018 dari Liverpool setelah membangun reputasinya di Huddersfield Town, namun ia tidak pernah benar-benar memantapkan dirinya sebagai kiper nomor satu tim. Sementara itu, kiper Daniel Iversen bergabung dengan The Foxes saat remaja dan telah menjalani enam masa peminjaman sejak tahun 2018.

Iversen sendiri telah mengamankan kepindahan berikutnya dan akan bergabung dengan Preston North End dalam beberapa minggu mendatang, setelah sebelumnya sempat menghabiskan waktu dengan status pinjaman di klub rival Leicester di Championship.

“Ketiganya pergi dengan ucapan terima kasih yang tulus dari semua orang di Leicester City atas kontribusi mereka selama berada di King Power Stadium, serta harapan terbaik kami untuk babak selanjutnya dalam karier mereka,” demikian pernyataan resmi Leicester.

Selain trio senior tersebut, delapan pemain junior juga telah dilepas oleh klub. Mereka adalah Oliver Ewing, Harvey Godsmark-Ford, Ben Grist, Deniche Hill, Liam McAlinney, Arjan Raikhy, Joe Wormleighton, dan Brad Young yang meninggalkan King Power Stadium.

Vardy mendapatkan perpisahan yang mengharukan dalam pertandingan kandang terakhir Leicester. Ia melakukan lap of honour dan menerima guard of honour saat diganti dalam pertandingan tersebut. Pemain berusia 38 tahun itu belum siap untuk gantung sepatu, namun ia merefleksikan momen emosional tersebut.

“Hancur rasanya hari ini tiba, tapi saya tahu ini akan terjadi pada akhirnya. Saya telah menjalani 13 tahun yang luar biasa di klub ini dengan banyak kesuksesan, beberapa masa sulit tetapi mayoritas adalah masa-masa indah,” katanya mengumumkan kepergiannya.

“Akhirnya tiba saatnya untuk mengakhiri ini, yang membuat saya sedih. Tapi saya pikir waktunya tepat, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada kalian semua karena telah menerima saya sebagai salah satu dari kalian,” tambah Vardy.

“Leicester akan selalu memiliki tempat yang besar di hati saya dan saya akan memastikan bahwa saya akan terus mengikuti untuk tahun-tahun mendatang demi kesuksesan yang saya harapkan lebih banyak lagi bagi klub. Tapi untuk saat ini, ini adalah perpisahan saya, tetapi Anda akan melihat saya lagi, saya janji,” tuturnya.

Sementara itu, Iversen telah menyatakan kegembiraannya untuk kembali ke Preston. Ia mengatakan: “Saya menyukainya di sini. Ini adalah saat paling membahagiakan yang pernah saya rasakan. Preston adalah tempat saya memainkan sepak bola terbaik saya,” ungkapnya.

“Preston terasa seperti rumah bagi saya. Semua orang di sekitar klub adalah orang-orang baik dan para penggemar juga. Saya sangat menyukainya di sini, jadi tidak ada keraguan bagi saya untuk kembali,” pungkasnya.