Menurut laporan dari koresponden Wafa, pesawat tempur Israel juga membom sebuah rumah di kamp Nuseirat, menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya 16 lainnya.
Serangan drone Israel menargetkan sekelompok warga sipil dekat Sekolah Persiapan Deir el-Balah, tempat pengungsi mencari perlindungan, yang menyebabkan satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka, kata Wafa.
Seorang anak juga tewas dalam serangan artileri Israel yang menargetkan sebuah rumah di kota al-Zawayda di Gaza tengah, lapor agen tersebut.
Serangan Israel Tak Ada Henti di Tengah Usaha Gencatan Senjata
Melaporkan dari Deir el-Balah, Gaza tengah, Hani Mahmoud dari Al Jazeera menyebutkan bahwa serangan mematikan ini terjadi di tengah “krisis kemanusiaan yang semakin dalam.” “Tidak ada pasokan dasar yang tersedia, pasar telah kosong, dan krisis ini terus berkembang dengan cara yang menghancurkan,” tambahnya, sembari mengatakan bahwa serangan Israel tidak berhenti.
Sejauh ini, militer Israel belum memberikan komentar resmi. Sejak dimulainya serangan militer Israel 14 bulan lalu, sedikitnya 44.805 orang tewas dan 106.257 lainnya terluka.
Serangan ini dilancarkan setelah sekitar 1.139 orang tewas di Israel akibat serangan dari kelompok bersenjata Palestina, Hamas, pada 7 Oktober 2023, di mana lebih dari 200 orang diculik.
Serangan yang semakin intens ini terjadi di tengah upaya mencapai gencatan senjata yang sedang berlangsung di Mesir.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan kepada Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pada Rabu bahwa “ada kesempatan” untuk kesepakatan baru yang bisa membebaskan para sandera yang masih tertahan di Gaza.
“Adanya kesempatan untuk kesepakatan baru,” kata Katz dalam percakapan telepon dengan Austin, menurut keterangan dari kantornya, yang dikutip oleh AFP.
Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan sedang dalam perjalanan ke Israel minggu ini untuk pembicaraan mengenai gencatan senjata di Gaza.
Sullivan akan bertemu pejabat Israel untuk membahas “upaya mencapai kesepakatan pembebasan sandera dan gencatan senjata di Gaza, perkembangan terbaru di Suriah, serta pembicaraan mengenai Lebanon dan Iran,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Sean Savett.

