News
Beranda » News » Serangan Tembakan Diduga dari Palestina Tewaskan Anak di Bus Israel

Serangan Tembakan Diduga dari Palestina Tewaskan Anak di Bus Israel

GELUMPAI.ID – Kejadian tragis terjadi di Tepi Barat yang diduduki, tepatnya di dekat Beit Jala, ketika sebuah bus Israel menjadi sasaran serangan tembakan yang diduga berasal dari Palestina. Serangan ini menyebabkan tewasnya seorang anak dan melukai setidaknya empat orang lainnya, termasuk seorang anak berusia sekitar 12 tahun yang mengalami luka kritis dan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit di Yerusalem.

Dilansir dari layanan darurat Israel, insiden terjadi pada malam Rabu hingga Kamis pagi, saat bus yang sedang beroperasi di daerah tersebut diserang. Menurut pihak militer Israel, mereka segera meluncurkan operasi pengejaran terhadap pelaku serangan dan telah mendirikan pos pemeriksaan serta mengepung area dekat kota Bethlehem, yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Pasukan kami sedang mengejar pelaku serangan dan telah memperketat pengamanan di area tersebut,” ujar seorang juru bicara militer Israel. Selain itu, mereka juga mengumumkan bahwa telah mengamankan sejumlah lokasi dan memulai penyelidikan lebih lanjut untuk melacak keberadaan penyerang.

Di sisi lain, rumah sakit yang merawat korban menyampaikan bahwa korban anak-anak yang terluka dalam insiden ini sangat kritis, dan sayangnya salah satunya dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya. “Kami berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan korban lainnya, namun sayangnya seorang anak tidak dapat diselamatkan,” ujar salah satu petugas medis yang menangani.

Kekerasan di Tepi Barat sudah menunjukkan tren yang meningkat sejak awal tahun lalu, dengan sering terjadinya serangan militer Israel terhadap kelompok Palestina serta kekerasan oleh pemukim Yahudi terhadap warga Palestina. Situasi di wilayah ini semakin memanas setelah perang Gaza yang dimulai pada 7 Oktober tahun lalu, yang memperburuk ketegangan antara kedua belah pihak. Sejak itu, serangan-serangan jalanan oleh warga Palestina terhadap warga Israel dan sebaliknya semakin sering terjadi.

Pihak berwenang Israel menyatakan bahwa mereka akan terus meningkatkan keamanan di wilayah tersebut untuk menghindari insiden serupa di masa depan, meskipun kondisi di Tepi Barat yang sudah tegang semakin sulit dikendalikan.