GELUMPAI.ID – Manajer Chelsea, Enzo Maresca, melipatgandakan pesannya kepada para pengkritik menjelang final Liga Konferensi Eropa melawan Real Betis. Maresca menegaskan bahwa Chelsea tidak dapat dianggap sebagai “klub penting” jika mereka tidak mampu memenangkan trofi.
Meski telah mengamankan tiket Liga Champions dengan finis di posisi empat besar Liga Primer, Maresca kini memusatkan perhatiannya untuk meraih gelar Liga Konferensi Eropa. Chelsea menjadi favorit kuat untuk mengalahkan Real Betis pada Rabu (28/5) malam. Maresca menyatakan keinginannya untuk membangun mentalitas juara, sekaligus memberikan respons keras kepada para kritikus setelah musim yang penuh gejolak di Stamford Bridge.
“Pesan dalam 48 jam terakhir adalah, kami telah melakukan sesuatu yang penting,” kata Maresca.
“Tetapi jika kami ingin menegaskan bahwa kami menjadi klub penting, kami harus menunjukkan keinginan untuk memenangkan gelar dan memenangkan pertandingan. Jadi, seperti yang Anda katakan, tugas selesai, fantastis, semua senang. Tapi besok adalah pertandingan yang berbeda. Ini final. Dan ini adalah pertandingan yang ingin kami menangkan dengan segala cara,” tuturnya.
“Seperti yang sering saya katakan, untuk membangun mentalitas pemenang hanya ada satu cara. Anda tidak bisa membangun mentalitas pemenang jika Anda tidak memenangkan pertandingan. Saya pikir kami memenangkan banyak pertandingan musim ini. Tapi itu belum cukup. Pertandingan Minggu (melawan Nottingham Forest) sudah selesai. Kami lolos. Kami semua senang. Tapi besok kami perlu menunjukkan lagi keinginan untuk memenangkan gelar dan memenangkan pertandingan,” paparnya.
“Saya baru saja mengatakan bahwa apa yang telah kami lakukan sudah selesai. Sekarang kami harus membuktikan diri besok bahwa kami bisa memenangkan gelar. Dan kami ingin bersaing untuk gelar-gelar penting,” tegasnya.
Sebelumnya, Maresca sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada para kritikus setelah kemenangan atas Nottingham Forest pada Minggu (25/5). Alih-alih meminta maaf, pelatih asal Italia itu mengatakan bahwa ia menyukai mentalitas “bertahan” yang sedang dibangun dalam skuad. Bek Chelsea, Levi Colwill, juga terlihat emosional di siaran televisi setelah kemenangan di Forest.
“Pertama-tama, saya pikir ini perasaan yang baik bahwa para pemain bereaksi ketika ada beberapa kritik. Jadi saya pikir itu adalah reaksi yang baik dari para pemain. Kemudian reaksi Levi, reaksi saya, hanyalah luapan emosi sesaat. Dan alasannya adalah karena di momen buruk kami, atau periode buruk kami selama musim, pada Februari, Maret, ketika kami kehilangan poin, banyak orang berbicara, dan dari sudut pandang kami, mereka tidak berbicara dengan cara yang benar,” pungkasnya.

