Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Simone Inzaghi Sebut Inter Milan Siap Tempur Habis-habisan Lawan Barcelona

Simone Inzaghi Sebut Inter Milan Siap Tempur Habis-habisan Lawan Barcelona

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menunjukkan keyakinan tinggi jelang laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Stadion San Siro, Selasa malam waktu setempat atau Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. (cr/Inter)

GELUMPAI.ID – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menunjukkan keyakinan tinggi jelang laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona di Stadion San Siro, Selasa malam waktu setempat atau Rabu (7/5/2025) dini hari WIB. Setelah bermain imbang dramatis 3-3 di kandang Blaugrana pada leg pertama, Inzaghi menegaskan bahwa timnya siap memberikan segalanya demi mengamankan tiket ke partai puncak di Munich.

Dalam konferensi pers yang digelar di pusat latihan Inter, Appiano Gentile, Inzaghi menjawab berbagai pertanyaan seputar persiapan tim dan strategi yang akan diterapkan. Ia tak menampik betapa krusialnya laga ini bagi perjalanan Nerazzurri di kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.

“Kita semua menyadari betapa pentingnya pertandingan ini. Kami wajib menampilkan performa terbaik melawan tim sekaliber Barcelona. Di leg pertama, kami sudah menunjukkan kekuatan kami, dan besok kami harus tampil lebih determinasi dan siap segalanya,” ujar Inzaghi dengan nada penuh semangat.

Sorotan juga tertuju pada kondisi penyerang andalan, Lautaro Martínez. Inzaghi memberikan indikasi bahwa keputusan mengenai starting eleven, termasuk kemungkinan bermainnya Lautaro sejak awal, akan diambil menjelang pertandingan.

“Kita akan lihat kondisi Lautaro besok. Pavard juga sudah ikut sebagian sesi latihan kemarin. Leg pertama berjalan menarik, meski ada beberapa aspek yang bisa kami perbaiki, terutama dalam menghadapi counter-pressing mereka,” jelasnya.

Mengenai taktik Barcelona di leg kedua, Inzaghi memprediksi tim Catalan akan tetap mengandalkan penguasaan bola dominan. “Mereka rata-rata menguasai bola hingga 80%. Kami tahu kualitas mereka dan risiko yang mereka ambil di lini belakang. Mereka punya pelatih hebat dan sudah meraih dua trofi musim ini. Kami butuh performa yang sangat solid,” kata mantan pelatih Lazio tersebut.

Ambisi untuk tampil di final juga menjadi motivasi tambahan bagi Inzaghi dan skuadnya. “Tentu saja kami memikirkan final. Perjalanan kami selama ini cukup baik, dan kini kami hanya berjarak dua pertandingan lagi, meski tantangannya tidak mudah,” imbuhnya.

Inzaghi juga memberikan pujian atas persiapan timnya jelang laga penting ini. “Cara kami berlatih kemarin sangat baik, mengingat kami baru saja bermain melawan Barcelona dan Hellas Verona. Para pemain telah memberikan segalanya dan selalu siap. Saya tidak bisa mengkritik mereka,” ujarnya.

Menanggapi potensi dirinya mencatatkan sejarah sebagai pelatih kedua yang membawa Inter ke final Liga Champions, Inzaghi merendah. “Ini adalah pertandingan yang sangat dinanti-nantikan. Kami bekerja keras untuk momen ini, dan kepuasan adalah ganjarannya. Kami sadar, lolos ke final tidak akan mudah karena semua tim punya ambisi yang sama di awal musim. Hanya kerja keras yang bisa membawa kami meraih kepuasan bagi para suporter,” tuturnya.

Kembalinya Robert Lewandowski ke lini serang Barcelona juga menjadi perhatian khusus bagi Inzaghi. “Kami tahu kualitas Lewandowski, salah satu striker terbaik dunia. Di leg pertama, Ferran Torres bermain baik. Mereka semua pemain berbahaya dan akan kami waspadai,” katanya.

Absennya Jules Kounde di lini belakang Barcelona juga dianalisis oleh Inzaghi. “Kounde pemain penting, tapi Eric Garcia juga bermain baik saat masuk di leg pertama. Barcelona punya banyak opsi pemain berkualitas,” ujarnya.

Terkait antisipasi pergerakan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, Inzaghi mengakui kesulitan yang akan dihadapi timnya. “Menjaga Yamal sangat sulit. Kami akan berusaha membatasi aliran bola kepadanya, tapi itu hampir mustahil. Dia mungkin akan mendapatkan penjagaan ganda karena sangat berbahaya. Kecepatannya dalam mengambil keputusan luar biasa,” puji Inzaghi.

Mengenai kemungkinan perubahan taktik di leg kedua, Inzaghi memberikan sedikit bocoran. “Kami akan mempertimbangkan beberapa perubahan taktik, tapi prinsip dasar permainan kami tetap sama. Di leg pertama kami bermain cukup baik, meski ada beberapa aspek yang bisa ditingkatkan,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang dan mentalitas yang kuat, Inter Milan siap menjamu Barcelona di San Siro dengan harapan meraih kemenangan dan melangkah ke final Liga Champions. Dukungan penuh dari para Interisti diyakini akan menjadi energi tambahan bagi Nerazzurri dalam laga penentuan ini.

Laman: 1 2