GELUMPAI.ID – Puluhan siswa di Kota Serang mengaku ‘jijik’ dengan menu makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan di sekolahnya pada tanggal 1 September 2025.
Bahkan, para siswa enggan untuk memakan makanan dengan menu ayam yang disebut hanya diungkep lalu diberi tetesan kecap dan minyak goreng tersebut.
Santi, nama samaran, salah seorang wali murid di sebuah sekolah di Kota Serang, membenarkan bahwa anaknya sama sekali tidak menyentuh paket MBG yang didistribusikan pada hari tersebut.
“Anak-anak nggak mau makan, bilangnya jijik karena menu ayam yang dibagikan masih banyak bulunya. Bahkan anak saya kebagian ayam bagian leher yang masih ada wadah pur (makanan ayam)-nya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sekolah di wilayahnya mendapatkan giliran distribusi MBG per 1 September 2025 dengan menu ayam goreng kecap, tumis wortel dan sawi putih dengan satu buah jeruk.
Hari kedua, menu MBG dibagikan dengan lauk telur dadar, tahu goreng, tumis labusiam dan sawi hijau.
“Nggak dimakan sama sekali untuk hari pertama, teman-teman anak saya juga ngga makan makanan MBG, alasannya sama, jijik katanya, khawatir pur nya tercampur jadi satu dengan bumbu, itu kan nggak ketahuan,” jelas Santi.
Tak sampai di situ, Santi menceritakan bahwa sang anak berinisiatif memberikan lauk ayam tersebut untuk kucing peliharaannya.
Namun, niat naiknya memberikan ayam goreng itu justru ditolak oleh kucingnya, bahkan sama sekali tidak menyentuhnya.
“Agak lucu sih, jadi anak saya minta ayamnya untuk diberikan ke kucing. Tapi, ternyata kucing pun nggak mau makan ayam goreng MBG,” kisahnya.
Lebih jauh Santi menyampaikan, distribusi MBG ternyata hanya dua hari saja yaitu tanggal 1 dan 2 September 2025.
Di hari ketiga, Rabu 3 September 2025, tidak ada distribusi MBG. Sehingga para orangtua cukup panik ketika mendapat kabar sekitar jam 10:00 WIB.
Pasalnya, para siswa di sejumlah sekolah tersebut terbiasa membawa bekal, mengingat jarak sekolah tidak begitu dekat.
Namun, karena ada distribusi MBG, para orangtua siswa bahkan hanya membawakan sepasang sendok dan garpu saja.

