News
Beranda » News » Tak Mau Hanya Jadi Simbol Keterwakilan, Perempuan Kota Serang Perkuat Posisi di Ranah Politik

Tak Mau Hanya Jadi Simbol Keterwakilan, Perempuan Kota Serang Perkuat Posisi di Ranah Politik

Ke depan, KPPI Kota Serang akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas kader perempuan melalui pendidikan politik dan pelatihan kepemimpinan, penguatan soliditas lintas partai dan lintas generasi dan peningkatan peran advokasi kebijakan daerah.

Selain itu, akan pula dilakukan penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, DPRD, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ade menegaskan, kekuatan KPPI terletak pada persatuan dan kebersamaan.

Perbedaan pandangan politik harus menjadi kekayaan pemikiran yang memperkuat organisasi, bukan sumber perpecahan.

“KPPI harus menjadi ruang dialog yang sehat, inklusif, dan bermartabat bagi perempuan-perempuan hebat di Kota Serang,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musda KPPI Kota Serang yang juga Sekretaris KPPI Kota Serang, Musyarrofah, mengatakan Musda diselenggarakan berdasarkan kesepakatan pengurus sesuai dengan tanggung jawab organisasi, mengingat masa kepengurusan KPPI berlangsung selama lima tahun dalam satu periode.

“Musda ini memang menjadi kewajiban organisasi. Kepengurusan KPPI itu lima tahun satu periode, sehingga Musda menjadi mekanisme regenerasi agar organisasi tetap berjalan sehat,” ujar Musyarrofah.

Menurutnya, KPPI Kota Serang secara aktif menggandeng seluruh anggota DPRD perempuan agar keterlibatan perempuan dalam politik semakin luas dan terorganisir.

KPPI diharapkan menjadi ruang bersama bagi perempuan lintas partai untuk saling menguatkan dan berkontribusi dalam proses politik.

“KPPI ini wadah bagi perempuan yang ingin memulai karier di politik. Kita lintas partai dan juga melibatkan aktivis perempuan. Alhamdulillah, di KPPI Kota Serang sudah bergabung perempuan dari beberapa partai politik, termasuk partai-partai besar,” jelasnya.

Musyarrofah menegaskan, KPPI tidak hanya hadir dalam momentum elektoral, tetapi juga siap mengambil peran ketika kebutuhan keterwakilan perempuan dibutuhkan dalam agenda-agenda politik.

“Ketika ada momen politik yang membutuhkan keterlibatan perempuan, KPPI siap,” katanya.

Laman: 1 2 3