GELUMPAI.ID — Pada 2023, Taylor Swift mencatatkan sejarah sebagai wanita muda terkaya yang sukses menjadi miliarder berkat hasil dari tur dan hak cipta musiknya.
Namun, kini gelar tersebut resmi dicabut oleh Lucy Guo, seorang wanita berusia 30 tahun yang merupakan co-founder Scale AI, perusahaan kecerdasan buatan yang berbasis di San Francisco.
Dilansir dari Billboard, Guo mendirikan Scale AI pada tahun 2016 bersama Alexandr Wang, yang saat itu berusia 19 tahun.
Keduanya berhasil masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 pada 2018. Namun, hubungan mereka berakhir setelah Wang memecat Guo karena perbedaan pendapat dalam menjalankan perusahaan.
Meskipun telah keluar dari Scale AI, Guo masih memegang 5 persen saham perusahaan tersebut, yang kini bernilai hampir $1,2 miliar. Forbes memperkirakan kekayaan Guo mencapai $1,25 miliar, yang berasal dari saham Scale AI dan startup keduanya, Passes.
Guo kini bergabung dalam jajaran enam wanita miliarder yang sukses membangun kekayaan mereka sendiri di bawah usia 40 tahun.
Di antara mereka, terdapat dua artis besar, yakni Swift yang memiliki kekayaan sebesar $1,6 miliar dan Rihanna dengan $1,4 miliar. Swift baru-baru ini berhasil mengalahkan Rihanna sebagai musisi wanita terkaya di dunia.
Swift menjadi miliarder pertama dalam sejarah yang sebagian besar kekayaannya berasal dari karyanya sebagai musisi, terutama dari tur dan hak cipta musik.
Sebagian besar dari kekayaannya yang diperkirakan mencapai $1,6 miliar berasal dari pendapatan tur internasional dan katalog musiknya, serta properti yang dimilikinya.

