News Ruang Getizen
Beranda » News » Tematik Interaktif: Guru Inovatif Hadirkan Kelas yang Hidup dan Bermakna

Tematik Interaktif: Guru Inovatif Hadirkan Kelas yang Hidup dan Bermakna

Artikel Disusun Oleh:

Febri Deantri ( 246910677 )
Rahadatul Nazhifah ( 246910802 )
Aulia ( 246910340 )
Kurnia Asy Syifa ( 246910555)
Suci Fitri Rahmadani ( 246910822 )

CO Autor : Dr. Dea Mustika, S.Pd., M.Pd (deamustika@edu.uir.ac.id.)

 

Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menyentuh sisi pengalaman, emosi, dan kreativitas peserta didik. Di tengah tantangan tersebut, hadir pendekatan “Tematik Interaktif” yang mulai diadopsi oleh para guru inovatif di berbagai pelosok Indonesia.

Tematik interaktif merupakan bentuk pembelajaran terpadu yang menggabungkan berbagai mata pelajaran dalam satu tema besar dan dikemas secara kreatif melalui interaksi aktif antara guru dan siswa. Tidak lagi sekadar ceramah satu arah, tetapi menghadirkan ruang bagi siswa untuk berdiskusi, bereksperimen, dan berkreasi.

“Saya ingin siswa datang ke kelas dengan semangat, bukan karena takut ulangan, tapi karena penasaran ingin tahu. Maka saya ubah kelas menjadi laboratorium kehidupan,” ujar Fitriani, guru kelas IV di SDN 5 Pekanbaru, yang telah mengaplikasikan tematik interaktif sejak 2022.

Dari Konsep ke Aksi

Dalam praktiknya, pembelajaran tematik interaktif memanfaatkan beragam media: mulai dari permainan edukatif, simulasi kehidupan sehari-hari, eksperimen sederhana, hingga penggunaan teknologi seperti video interaktif dan aplikasi pembelajaran.

Misalnya, saat membahas tema “Lingkungan Bersih”, siswa tidak hanya membaca buku, tetapi juga melakukan survei kebersihan lingkungan sekolah, membuat kampanye daur ulang, bahkan mempresentasikan solusi mereka di depan kelas.

“Kami membentuk tim kecil, lalu mendata sampah di taman sekolah. Dari situ kami buat poster digital untuk diedarkan ke kelas lain. Seru dan terasa nyata!” tutur Niko, siswa kelas V dengan mata berbinar.

Menggugah Keaktifan dan Empati

Tematik interaktif tidak hanya meningkatkan keaktifan siswa, tetapi juga menumbuhkan empati sosial. Saat tema “Kehidupan Sosial” dibahas, guru mengajak siswa berdialog dengan pedagang kecil di sekitar sekolah, memahami realitas ekonomi mereka, lalu membuat laporan dalam bentuk cerita bergambar.

Laman: 1 2