GELUMPAI.ID — Seorang remaja Palestina tewas pada hari Jumat setelah ditembak oleh tentara Israel dalam serbuan di Tepi Barat Utara yang diduduki.
Menurut laporan dari Middle East Monitor, Adli Shtayyeh, kepala dewan desa Salem, menyatakan bahwa Abdul Khaleq Jbour, yang berusia 17 tahun, ditembak mati di desa yang terletak di sebelah timur Nablus.
Shtayyeh mengungkapkan bahwa Jbour mengalami luka kritis di bagian dada akibat tembakan langsung dan kemudian meninggal dunia di rumah sakit.
Serbuan yang dilakukan oleh pasukan Israel memicu bentrokan antara tentara dan warga Palestina. Dalam kekacauan tersebut, tentara Israel menggunakan tembakan langsung serta gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Tensi di Tepi Barat yang diduduki semakin meningkat, di mana lebih dari 957 warga Palestina tewas dan lebih dari 7.000 lainnya terluka sejak dimulainya perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023, menurut data Palestina.
Seperti yang dilaporkan oleh Middle East Monitor, Mahkamah Internasional pada Juli lalu menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan mendesak agar semua pemukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dievakuasi.

