GELUMPAI.ID – Warga Kramatwatu, Kabupaten Serang, harusnya sih bangga dengan kondisi mereka saat ini.
Sebab, daerah mereka bakal jadi lokasi syuting film baru franchise Transformers.
Bagaimana tidak, daerah yang menghubungkan Serang – Cilegon itu, saat ini kerap dipenuhi oleh truk-truk besar pengangkut berbagai hal.
Tak ada yang dapat menghentikan mereka, apalagi cuma sekelas Satgas bentukan Pemkab Serang, yang mengatur truk gak boleh melintas pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB dan 16.00 WIB hingga 19.00 WIB.
“Truknya sekarang nggak tahu waktu jalannya, pagi, siang, sore udah pada keluar semua,” ujar Siti, warga Kramatwatu yang setiap pagi harus bersaing nyawa dengan para “robot logistik” itu.
Menurut Siti, situasi semakin parah pasca pergantian Bupati.
“Baru juga ganti Bupati, udah mulai aja tuh truk-truk lewat nggak tahu aturan. Mau keluarin mobil aja belok doang tuh setengah jam nunggunya,” keluh dia.
Bukan cuma truk, warga pun harus berjibaku dengan bus kantor dan bus pariwisata, yang ikut berebut jalan di jam sibuk.
“Masalahnya gue mau berangkat kerja aja susah nyebrangnya, padahal Polsek tuh ada ngejogrok di depan alun-alun Kramatwatu,” keluhnya.
Siti mengaku, biasanya truk baru ramai lewat malam sekitar jam sembilan.
Tapi sekarang, pemandangan antrian kendaraan besar menjulur dari Kramatwatu hingga taman bahkan ke arah PCI (Perumahan Cilegon Indah).
“Sekarang pagi pun udah kayak antre BBM. Ngeri banget, bawa motor tuh harus bersaing sama Transformers,” ujarnya.
Warga berharap, sebelum Optimus Prime beneran datang dan deklarasi di alun-alun, pihak berwenang bisa segera menertibkan jadwal operasi truk sesuai keputusan Satgas.
Kalau terus begini, Kramatwatu tampaknya bakal jadi Cybertron versi Banten, dan Pemkab tinggal tunggu surat kerja sama dari Paramount Pictures — biar keluar sekuel baru berjudul ‘Transformers: Dark of Kramatwatu’.

