GELUMPAI.ID – Dunia anime dan musik Jepang tengah berduka. Aktris suara sekaligus penyanyi legendaris, Tomo Sakurai, resmi dikabarkan meninggal dunia pada 13 Agustus 2025 setelah berjuang melawan kanker organ multipel.
Kabar ini diumumkan melalui akun resmi X/Twitter miliknya pada Sabtu 16 Agustus 2025. Tomo Sakurai meninggal di usia 53 tahun.
Hanya beberapa hari sebelum kepergiannya, tepatnya 10 Agustus, Sakurai membatalkan konser “TOMO Natsu 2025 Live” yang sedianya digelar pada 17 Agustus mendatang.
Sebelumnya, pada 4 Agustus, ia telah menjalani rawat inap darurat setelah pemeriksaan medis terkait kondisi kesehatannya yang kian memburuk.
Pihak keluarga memastikan pemakaman Sakurai hanya dihadiri kerabat dekat. Namun, agensinya tengah mempertimbangkan untuk mengadakan acara perpisahan khusus bagi para penggemar di kemudian hari.
Perjalanan Karier
Tomo Sakurai memulai langkahnya di industri hiburan pada 1987 sebagai anggota idol group Lemon Angel.
Seiring waktu, ia beralih menjadi aktris suara dan berhasil mencetak banyak karakter ikonik.
Namanya melambung lewat peran Mylene Flare Jenius di berbagai proyek Macross 7, Misao Makimachi di Rurouni Kenshin, Shayla-Shayla di El Hazard – The Magnificent World, Meimi Haneoka di Saint Tail, serta Hinowa di Gintama.
Tak berhenti di situ, ia juga mengisi suara untuk berbagai judul lain seperti Fatal Fury: The Motion Picture (Sulia Gaudeamus), Lil’ Red Riding Hood Cha-Cha (Marin), Shakugan no Shana (Chigusa Sakai), hingga Gall Force: The Revolution (Patty).
Di era yang lebih baru, ia tampil di Ushio & Tora (Koushi), Kabaneri of the Iron Fortress (ibu Mumei), serta Pokémon: The Arceus Chronicles sebagai Shirona/Cynthia.
Selain akting suara, Sakurai juga punya rekam jejak panjang di dunia musik. Ia menyanyikan lagu tema untuk anime seperti Lemon Angel, Super Doll Licca-chan, My-Otome, dan The World God Only Knows.
Bahkan, beberapa lagu Macross dinyanyikan dalam persona karakternya, Mylene Flare Jenius.
Sempat Pensiun
Pada September 2016, Sakurai sempat mengumumkan pensiun dari dunia hiburan karena kesulitan menggunakan suaranya.

