Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Toni Kroos Bela Antonio Rudiger Soal Skorsing Berat Final Copa del Rey

Toni Kroos Bela Antonio Rudiger Soal Skorsing Berat Final Copa del Rey

GELUMPAI.ID – Antonio Rudiger menghadapi ancaman skorsing berat setelah insiden emosional di final Copa del Rey antara Real Madrid dan Barcelona. Rudiger kehilangan kendali usai kekalahan tipis 3-2 dan melakukan tindakan yang membuatnya diusir wasit.

Dalam momen kemarahan, Rudiger diduga melemparkan benda keras ke arah wasit. Selain Rudiger, Jude Bellingham dan Lucas Vazquez juga mendapat kartu merah karena protes keras. Situasi semakin panas hingga Rudiger harus ditahan oleh rekan setimnya dan staf pelatih agar tidak terjadi konfrontasi lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari GOAL, Komite Disiplin RFEF kini sedang mempertimbangkan hukuman yang akan dijatuhkan. Spekulasi menyebut Rudiger bisa mendapatkan larangan bermain antara empat hingga dua belas pertandingan, yang berpotensi mengakhiri musim domestiknya.

Toni Kroos memberikan pembelaan terhadap Rudiger saat berbicara di acara Icon League di Düsseldorf. “Dia akan mendapatkan hukumannya, dan itu akan adil. Tapi kita juga jangan lebay banget seolah-olah dia membunuh seseorang,” ucap Kroos.

Kroos menambahkan, “Anda harus selalu berhati-hati agar tidak terbawa arus.”

Mengutip laman GOAL, legenda sepak bola Jerman Oliver Kahn juga memberikan dukungan kepada Rudiger. Ia menyoroti betapa intensnya emosi dalam sepak bola tingkat tinggi.

“Emosi di lapangan tidak selalu membantu. Tapi siapa yang tidak pernah melampaui batas kadang-kadang? Antonio Rüdiger telah menunjukkan pemahaman. Itu seharusnya cukup untuk saat ini,” tulis Kahn di akun X-nya.

Situasi ini menjadi sorotan besar jelang keputusan resmi dari RFEF. Rudiger sendiri belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.

Final Copa del Rey yang berlangsung sengit ini meninggalkan catatan buruk bagi Real Madrid, terutama karena kehilangan tiga pemain kunci akibat kartu merah. Barcelona keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 dan meraih gelar juara.

Kasus Rudiger ini menjadi peringatan keras bagi para pemain untuk menjaga emosi di lapangan, apalagi di pertandingan penting seperti final. Namun, Kroos dan Kahn mengingatkan agar reaksi terhadap insiden ini tetap proporsional dan tidak berlebihan.