GELUMPAI.ID – Dokumenter Netflix terbaru berjudul “I Am a Survivor” (나는 생존자다) sukses mencuri perhatian publik.
Memasuki minggu kedua penayangan, serial ini masih bertengger di posisi 2 besar Netflix Korea untuk kategori TOP 10 series, menandakan antusiasme penonton yang belum surut.
Serial ini merupakan lanjutan dari dokumenter “I Am God” (나는 신이다) yang sempat menghebohkan Korea Selatan pada 2023.
Kali ini, “I Am a Survivor” menyoroti empat tragedi kelam yang pernah mengguncang Korea, direkam dalam delapan episode dengan suara-suara langsung dari para penyintas.
Lewat kesaksian tersebut, serial ini menghadirkan peringatan keras agar tragedi serupa tak lagi terulang.
Di antaranya mengulas kembali kasus JMS (Gereja Yesus Misionaris) yang masih beroperasi secara terselubung, perjuangan Maple melawan kekuatan besar yang melindungi pelaku, hingga memperlihatkan bagaimana struktur kekuasaan dan hukum justru ikut menyuburkan kejahatan.
Tak berhenti di sana, serial ini juga menyingkap luka lama bangsa Korea yaitu kasus mengerikan Panti Asuhan Busan Brothers Home dengan dalih pembersihan sosial.
Kemudian tragedi sadis kelompok kriminal Jijonpa yang lahir dari ketidakpedulian sosial, serta runtuhnya Sampoong Department Store yang memperlihatkan nyawa manusia bisa dipertaruhkan demi keuntungan.
Sutradara Jo Sung-hyun menegaskan betapa berat keputusan para penyintas untuk bersuara. “Mereka menceritakan neraka yang pernah mereka alami demi membuka mata masyarakat.
Saya berharap semakin banyak orang yang menonton dan bersama-sama memikirkan apa yang harus diubah secara struktural,” ungkapnya.
“I Am a Survivor” kini hanya dapat ditonton di Netflix.

