GELUMPAI.ID – Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, menyatakan kekhawatiran mengenai “perselisihan” antara Manchester United dan Wolverhampton Wanderers terkait potensi transfer Matheus Cunha ke Old Trafford. Indikasi kepindahan penyerang internasional Brasil ini ke United telah muncul beberapa waktu, namun sejumlah kendala baru-baru ini dapat membahayakan kesepakatan tersebut.
Pembicaraan transfer Cunha mengalami percepatan pekan ini setelah Manchester United mengaktifkan klausul pelepasan senilai £62,5 juta (sekitar Rp1,3 triliun) dalam kontrak sang pemain. Namun, Sky Sports melaporkan bahwa Wolves, tim asuhan Vitor Pereira, menolak tawaran Setan Merah untuk mencicil pembayaran tersebut dalam lima kali angsuran.
Pelatih baru United, Ruben Amorim, dihadapkan pada bursa transfer musim panas pertamanya dengan sumber daya yang terbatas. Pendanaan klub dipastikan akan semakin terpengaruh setelah kekalahan mereka dari Tottenham di final Liga Europa, yang membuat United tidak akan berkompetisi di Eropa musim depan. Akibatnya, United kini perlu menjual pemain tertentu sebelum mereka mampu membelanjakan dana signifikan.
Shearer, mantan penyerang Newcastle, meragukan prospek United untuk mengamankan Cunha di tengah perkembangan terbaru ini. “Siapa yang akan mereka jual, saya tidak tahu. Jika mereka perlu mengumpulkan dana, mereka punya beberapa opsi untuk melakukannya,” katanya kepada Betfair. “Sepertinya kesepakatan Cunha akan terjadi, meskipun saya melihat ada perselisihan terkait cara pembayaran akan dilakukan,” tambahnya.
Meskipun demikian, saga transfer ini tampaknya telah menemukan titik terang. Manchester United dilaporkan setuju untuk membayar biaya £62,5 juta tersebut dalam tiga kali pembayaran yang tersebar selama dua tahun. Cunha kini siap menjalani tes medis di Carrington, yang berpotensi menjadi akuisisi paling signifikan bagi United pada tahun 2025.
Mantan penyerang RB Leipzig dan Atletico Madrid itu memiliki catatan impresif dengan 33 gol dalam 92 pertandingan untuk Wolves, dan menawarkan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan di lini serang United.
Di sisi lain, Shearer juga memperingatkan bahwa masih ada pekerjaan besar dalam perombakan skuad yang diperlukan sebelum United dapat bermimpi untuk kembali bersaing memperebutkan posisi enam besar.
“Manchester United membutuhkan perombakan besar-besaran, tetapi itu tidak akan terjadi dalam satu atau dua jendela transfer. Sebagai pemain, Anda harus berpikir panjang dan keras tentang keinginan untuk pergi ke sana karena akan membutuhkan dua atau tiga tahun untuk mencapai level yang mendekati persaingan enam besar lagi,” jelasnya.
Shearer melanjutkan, jika dana akan ketat karena aturan Profit and Sustainability Rules (PSR), aset-aset berharga seperti Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes mungkin harus dijual untuk mendatangkan dana. “Tidak ada yang mengejutkan saya dengan Manchester United di dalam atau di luar lapangan lagi karena mereka telah menjadi aib selama 12 bulan terakhir,” ungkapnya.
Cunha sendiri telah memberikan isyarat kuat bahwa ia akan pergi, setelah terlihat mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Wolves. Akun Instagram resmi klub menampilkan klip para penggemar di Molineux yang menyanyikan lagu untuk sang bintang setelah pertandingan terakhir musim ini, dan respons Cunha tampaknya mengindikasikan rencana kepergiannya. “Saya tidak bisa cukup berterima kasih untuk begitu banyak hal,” tulisnya di kolom komentar, yang diinterpretasikan sebagai isyarat berakhirnya masa baktinya di Wolves.
Garnacho, yang berusia 20 tahun, telah masuk daftar jual menyusul perselisihan dengan pelatih Ruben Amorim, yang mengeluarkannya dari skuad saat mengalahkan Aston Villa di hari terakhir musim. Ada pembicaraan United menargetkan penjualan pemain muda itu hingga £70 juta (sekitar Rp1,4 triliun), meskipun posisi tawar mereka tampaknya lemah.
Sementara itu, United dipastikan akan lebih ingin mempertahankan kapten Bruno Fernandes, yang sebelumnya sempat dikabarkan menjadi incaran Barcelona dan Real Madrid. Namun, kepindahan ke Arab Saudi kini tampaknya menjadi kemungkinan terbesar jika ia akhirnya hengkang.

