News
Beranda » News » Tutup Akses Jalan, Warga Sukadana Bakar Baju Budi-Agis Hingga Akan Kembalikan Uang ke KPK

Tutup Akses Jalan, Warga Sukadana Bakar Baju Budi-Agis Hingga Akan Kembalikan Uang ke KPK

GELUMPAI.ID – Aksi penolakan penggusuran dari warga Sukadana, Kecamatan Kasemen, Kota Serangm, semakin memanas.

Hal ini dikarenakan, hasil audiensi mereka dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terkait rencana pembongkaran permukiman di sepanjang bantaran sungai Sukadana dinilai mengecewakan.

Di mana, hasil audiensi tersebut adalah Pemkot Serang tetap bersikukuh melaksanakan pembongkaran dan merelokasi warga ke tempat yang sudah disiapkan yakni ke rumah susun sewa (Rusunawa).

Meski demikian, warga tetap menginginkan pembongkaran itu dibatalkan karena dianggap merugikan mereka.

Mendapatkan hasil keputusan tersebut, warga kemudian memblokir akses Jalan Lopang-Banten Lama.

Dilansir dari banpos.co, pantauan di lapangan saat ini para warga memblokir jalan dengan membentang sepanduk bertuliskan “Kami Menagih Janji Walikota, Tolong Kami Pak Gubernur” di tengah jalan.

Tidak hanya itu mereka juga merobek serta membakar baju kampanye pasangan Budi Rustandi-Nur Agis Aulia seraya mengatakan,

“Kami akan mengembalikan uangnya yang Rp100 ribu dari pak Budi ke KPK. Pokoknya kita menolak digusur!”.

Akibat pemblokiran itu kemacetan di Jalan Lopang-Banten Lama pun tak dapat dihindari.