GELUMPAI. ID – Uber baru-baru ini menerapkan metode baru dalam penetapan tarif pada aplikasinya, yang membuat tarif di India berbeda tergantung pada jenis ponsel pengguna. Laporan yang diterima dari media lokal dan keluhan di media sosial mengungkapkan bahwa pengguna iPhone dikenakan tarif lebih mahal dibandingkan dengan pengguna Android meskipun perjalanan yang ditempuh sama.
Menteri Urusan Konsumen India, Pralhadi Joshi, mengungkapkan bahwa Badan Perlindungan Konsumen Pusat (CCPA) telah mengeluarkan peringatan terkait dugaan praktik tersebut. Joshi menyebutkan bahwa perbedaan harga ini merupakan bentuk praktik perdagangan yang tidak adil. Ia juga menyatakan akan meminta CCPA untuk memeriksa apakah strategi serupa diterapkan di sektor lainnya.
Namun, juru bicara Uber membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa perusahaan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kami tidak menetapkan harga berdasarkan produsen telepon. Kami berharap bisa bekerja sama dengan Otoritas Perlindungan Konsumen Pusat untuk menjelaskan kesalahpahaman,” ungkap jubir perusahaan tersebut.

