GELUMPAI.ID – Pelatih Athletic Club, Ernesto Valverde, mengakui bahwa agregat 7-1 untuk Manchester United di semifinal Liga Europa tidak sepenuhnya mencerminkan sengitnya pertarungan di kedua leg. Ia menilai timnya mampu memberikan perlawanan ketat, namun kehilangan fokus di 10 menit terakhir leg kedua di Old Trafford menjadi penentu kekalahan.
“Pertandingan ini tidak berjalan mudah bagi United, baik di leg pertama maupun kedua; ini jauh lebih seimbang dari yang ditunjukkan skor. Kami memberikan perlawanan, tetapi kami harus tetap tegak sampai akhir, karena tim-tim seperti ini tidak akan memaafkan Anda,” ujar Valverde, menekankan bahwa sedikit kelengahan bisa berakibat fatal di level Eropa.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Valverde mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir yang dianggapnya terlalu berat. “Hasilnya sangat mengecewakan mengingat kami mampu menekan mereka di area pertahanan mereka dan berusaha untuk kembali ke dalam persaingan setelah melakukan hal tersulit, yaitu membuat skor menjadi 1-0. Tetapi sepuluh menit terakhir sangat buruk, dengan momen kelemahan.”
Valverde juga menyoroti performa timnya secara keseluruhan, yang menurutnya tampil baik selama sebagian besar pertandingan. Namun, ia menyesalkan hilangnya konsentrasi di penghujung laga.
“Kami bermain sangat baik dan kami berada dalam pertandingan selama 80 menit, bermain sangat dekat dengan kotak penalti mereka, menekan mereka, tetapi kemudian kami bermain sangat buruk dalam sepuluh menit terakhir. Sepak bola adalah 90 menit, bukan 80 atau 75 menit,” pungkas Valverde, menyiratkan kekecewaannya atas kegagalan timnya mempertahankan performa hingga peluit akhir berbunyi. Kekalahan ini mengubur impian Bilbao untuk tampil di final Eropa.

