GELUMPAI.ID – Kreatif sekaligus miris, itulah yang terjadi di Kampung Jelajat, Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
Sejumlah warga memilih melakukan aksi unik dengan memancing di ruas jalan yang sudah lama rusak dan tergenang air.
Aksi ini mereka sebut sebagai “Destinasi Wisata Mancing di Jalan Desa Damping”, bentuk sindiran keras kepada Pemerintah Kabupaten Serang yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut meski sudah belasan tahun berlalu.
Jamaludin, salah seorang warga Desa Damping, menyebut kerusakan jalan itu sudah mengganggu aktivitas warga selama lebih dari satu dekade.
“Sudah belasan tahun jalan rusak, tidak ada perbaikan. Ini jalan strategis warga beraktivitas dalam roda perekonomiannya, terutama lintas pertanian,” ujarnya pada Rabu 20 Agustus 2025.
Ia menyebut, kondisi akses jalan tersebut makin parah saat musim hujan karena jalan berubah bak kolam besar.
“Apalagi kalau musim hujan banyak genangan,” ucapnya.
Jamal juga mengungkap bahwa sejauh ini perbaikan hanya sebatas tambal sulam atau sekadar urugan tanah, itu pun bukan dari Pemerintah Kabupaten.
“Paling ada perbaikan ya cuma diurug saja, bukan dari pemerintah itu. Perusahaan atau warga sekitar mungkin karena sudah lelah juga kan,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah tidak menutup mata dan segera turun tangan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal.

