Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Wayne Rooney Soroti Masalah Mendasar di Old Trafford

Wayne Rooney Soroti Masalah Mendasar di Old Trafford

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kekhawatiran mendalam terkait performa mantan timnya di Liga Europa. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kekhawatiran mendalam terkait performa mantan timnya di Liga Europa. Menurut Rooney, keberhasilan United melaju ke semifinal justru “menutupi banyak masalah besar” yang tengah menggerogoti klub Old Trafford tersebut.

Pernyataan pedas Rooney ini muncul menjelang laga leg kedua semifinal Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Bilbao di Old Trafford, Kamis (8/5/2025) waktu setempat atau Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. Bilbao datang dengan keunggulan agregat 3-0 setelah kemenangan telak di kandang sendiri.

Meskipun menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kompetisi UEFA musim ini, dan berpeluang meraih tiket Liga Champions musim depan jika menjuarai Liga Europa di Spanyol pada 21 Mei mendatang, performa United di Liga Primer Inggris justru berbanding terbalik. Mereka baru saja menelan kekalahan ke-16 musim ini dengan skor 4-3 di kandang Brentford pada Minggu lalu, semakin memperburuk posisi mereka di papan tengah klasemen.

“Saya merasa lolos ke final (Liga Europa) hanya menutupi banyak masalah besar,” ujar Rooney, yang pernah mengangkat trofi Liga Europa sebagai kapten United pada 2017.

“Ada masalah besar di Manchester United yang perlu segera diselesaikan,” tambahnya.

Sebagai seorang ayah yang putranya, Kai, berada di akademi Carrington, Rooney menjadi pengunjung rutin di pusat latihan United. Ia mengaku heran dengan keputusan pelatih Ruben Amorim yang tetap mempertahankan formasi tiga bek, yang menurutnya telah dieksploitasi berkali-kali di Liga Primer Inggris.

Keheranan Rooney semakin bertambah karena tim U-23 United justru bermain dengan formasi empat bek. Hal ini dinilainya membingungkan karena para pemain muda yang dipromosikan ke tim utama menjadi tidak siap dengan sistem yang diterapkan Amorim. “Tim U-23 bermain dengan empat bek, yang menurut saya aneh,” kata Rooney, pencetak 253 gol untuk United.

“Banyak pemain dari tim U-23 kini masuk ke tim utama, namun mereka mendapatkan menit bermain di tim U-23 atau U-21 dengan sistem yang berbeda. Bagi saya, ini agak membingungkan. Aneh rasanya bermain dengan lima bek, atau tiga bek, untuk menekan bola – jika tidak, bola akan terus kembali melalui lini tengah. Brentford menciptakan banyak masalah bagi United dari area sayap – dan United tidak memiliki intensitas yang cukup,” kritik Rooney.

Di sisi lain, harapan Manchester United di Liga Europa sedikit meningkat menyusul kabar absennya dua pemain kunci Athletic Bilbao dalam sesi latihan pada Senin lalu. Winger lincah Nico Williams dan top skor tim, Oihan Sancet, tidak terlihat dalam latihan yang dipimpin oleh pelatih Ernesto Valverde.

Kedua pemain depan tersebut juga absen dalam hasil imbang tanpa gol melawan rival sekota Real Sociedad di San Sebastian pada Minggu malam. Kini, nasib mereka untuk bisa terbang ke Inggris dan tampil di leg kedua pada Kamis malam masih belum pasti.

Valverde menyadari bahwa timnya tidak punya ruang untuk melakukan kesalahan jika ingin melakukan keajaiban dan membalikkan defisit tiga gol. Williams, yang kabarnya menjadi incaran Arsenal di musim panas, baru saja pulih dari masalah hamstring dan ditarik keluar di akhir pertandingan melawan United karena cedera baru. Sementara itu, Sancet telah absen dalam beberapa pekan terakhir karena masalah otot dan diragukan tampil.

Selain Williams dan Sancet, Bilbao juga dipastikan tidak akan diperkuat bek Dani Vivian yang mendapat kartu merah kontroversial di babak pertama leg pertama. Dengan kondisi ini, Manchester United memiliki sedikit keuntungan jelang laga penentuan di Old Trafford. Namun, Rooney tetap mewanti-wanti bahwa masalah mendasar tim harus segera diselesaikan, terlepas dari hasil di Liga Europa.

Laman: 1 2