GELUMPAI.ID – Lelah dengan rutinitas, macet, dan deadline yang datang silih berganti?
Tenang, Sobat! Di ujung timur Kota Serang, tepatnya di Kecamatan Kasemen, ada satu tempat yang mungkin belum banyak dilirik, tapi diam-diam menyimpan pesona Pantai Gope.
Surga healing lokal ini jadi andalan banyak warga buat kabur sejenak dari riuh kota.
Nggak ada suara klakson, nggak ada tumpukan pekerjaan, yang ada cuma angin sepoi-sepoi, pemandangan laut lepas, dan suasana yang bikin dada plong.
Dermaga Kayu yang Bikin Kamera Nggak Mau Diam Saat Senja
Daya tarik utama Pantai Gope? Sebuah dermaga kayu sederhana yang justru jadi bintang utama. Nggak neko-neko, tapi justru itu yang bikin tempat ini terasa jujur.
Menjorok ke arah laut, dermaga ini jadi spot paling diburu buat menunggu sang surya pulang kerja, alias matahari terbenam, bahasa anak mudanya mah ‘senja’.
Setiap sore, tak sedikit pengunjung duduk bersila, ada yang bercengkerama, ada juga yang diam mematung memandangi cakrawala.
Saat langit lagi bersahabat, sunset di sini bisa jadi salah satu yang paling memukau di Serang Raya.
Warna jingganya? Nggak usah filter, sudah alami dari sananya.
Wisata Low-Budget, Healing High-Quality
Yang bikin makin cinta, Pantai Gope itu gratis! Nggak ada tiket masuk, cuma bayar parkir motor atau mobil yang masih sangat ramah dompet.
Akses jalannya juga enak, bisa ditempuh dengan sepeda motor atau mobil pribadi. Cocok banget buat piknik dadakan atau nongkrong sore bareng gebetan (atau mantan, kalau hatinya masih kuat).
Fasilitas? Memang belum semewah pantai komersial. Tapi jangan khawatir, sudah ada area parkir dan beberapa warung warga yang siap menyelamatkanmu dari kelaparan.
Mau bakso bakar, es teh manis, atau keripik pedas? Ada semua.
Nggak Ada Wahana, Tapi Banyak Cerita
Pantai Gope bukan tempat buat banana boat atau snorkeling. Tapi justru kesederhanaan itu yang bikin dia dicintai.
Ini tempat di mana Sobat Getizen bisa melakukan aktivitas:
- Duduk diam dan mendengar suara ombak tanpa distraksi.
- Foto-foto aesthetic di atas dermaga dengan latar langit senja.
- Ngemil jajanan khas pantai sambil selonjoran.
- Piknik ala-ala bawa tikar dan bekal sendiri.
Waktu paling ideal?
Sekitar pukul 16.00 WIB, adalah waktu yang paling ideal apabila Sobat ingin menikmati senja yang penuh dengan keindahan dan kenangannya.

