Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Xavi Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Ange Postecoglou

Xavi Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Ange Postecoglou

Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, kini menjadi favorit terdepan untuk menggantikan Ange Postecoglou di kursi kepelatihan Tottenham Hotspur jika pelatih asal Australia itu hengkang di akhir musim ini. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, kini menjadi favorit terdepan untuk menggantikan Ange Postecoglou di kursi kepelatihan Tottenham Hotspur jika pelatih asal Australia itu hengkang di akhir musim ini.

Postecoglou, 59 tahun, sebelumnya mengungkapkan perasaannya seperti berada di “dunia paralel” lantaran Spurs terpuruk di posisi ke-16 Liga Primer Inggris namun berhasil mencapai semifinal Liga Europa. Meskipun berpeluang meraih trofi Eropa pertama sejak 2008, performa buruk di kompetisi domestik membuat banyak penggemar Spurs menyerukan pemecatannya.

Spurs akan menghadapi Bodo/Glimt pada semifinal Liga Europa dan kompetisi ini menjadi harapan terakhir Postecoglou untuk menyelamatkan pekerjaannya dengan potensi jalur ‘pintu belakang’ menuju Liga Champions jika mereka juara.

Namun, tidak akan mengejutkan jika Postecoglou tetap meninggalkan klub di akhir musim ini setelah kampanye yang penuh gejolak. Sejumlah nama potensial telah muncul sebagai penggantinya, termasuk Andoni Iraola (Bournemouth) dan Marco Silva (Fulham) yang keduanya menikmati musim yang sukses. Manajer Brentford, Thomas Frank, juga menjadi kandidat kuat setelah kembali menunjukkan performa impresif bersama tim London barat itu.Namun, sorotan kini tertuju pada mantan bos Barcelona, Xavi Hernandez (45 tahun).

Mantan Pelatih Spurs sebelumnya, Mauricio Pochettino menjadi favorit kedua untuk kembali ke klub yang ia tinggalkan pada 2019, setahun setelah membawa Spurs ke final Liga Champions. Namun, Pochettino baru menangani tim nasional Amerika Serikat tahun lalu dan akan berharap memimpin mereka di Piala Dunia yang akan digelar di kandang sendiri pada musim panas mendatang.

Sebagai pemain, Xavi memenangkan empat gelar Liga Champions dan delapan gelar La Liga bersama Barcelona. Ia kembali ke klub Catalan itu sebagai manajer pada tahun 2021. Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2019, Xavi melatih Al Saad di Liga Bintang Qatar sebelum kembali ke klub masa kecilnya. Ia berhasil membawa Barcelona meraih gelar liga pada musim 2022-2023, namun dipecat oleh raksasa Catalan itu pada tahun 2023 menyusul serangkaian hasil yang mengecewakan.

Laman: 1 2