Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Yamaha Temukan Masalah Utama yang Jadi Kelemahannya, Quartararo Kini Kembali Semangatnya

Yamaha Temukan Masalah Utama yang Jadi Kelemahannya, Quartararo Kini Kembali Semangatnya

GELUMPAI.ID — Fabio Quartararo mendapatkan saran tentang kelemahan nyata pada motor Yamaha-nya. Setelah hasil impresif di Qatar, terutama pada hari Sabtu, Quartararo sempat berada di posisi pole, namun akhirnya harus puas dengan posisi baris depan, sebuah hasil yang sangat menggembirakan bagi pembalap Yamaha tersebut yang motor nya telah kesulitan sejak kemenangan gelar juara 2021.

Quartararo menempati posisi kelima di sprint dan ketujuh di Grand Prix, meninggalkan Qatar dengan harapan baru untuk proyek Yamaha.

“Ini lebih dari yang saya harapkan,” kata Quartararo setelah kualifikasi di Qatar. “Pace satu lap kami cukup bagus. Kami bisa cukup bahagia dengan apa yang telah kami lakukan.”

Namun, Yamaha masih memiliki jalan panjang sebelum mereka bisa bersaing secara reguler dengan Ducati yang dominan. Seperti yang dilaporkan oleh Crash.net, pabrikan Jepang ini sering kali kesulitan dengan kecepatan kualifikasi mereka.

“Mereka kesulitan total, bahkan dalam balapan,” analisis Sylvain Guintoli untuk TNT Sports.

“Ini sulit. Tapi tahun ini kami melihat secercah harapan. Kami melihat Quartararo super cepat saat tes musim dingin di Sepang. Kami juga melihat Jack Miller mengambil risiko, dan berhasil langsung di Buriram lalu di Austin dengan posisi lima besar. Itu hampir sempurna…”

Namun, menurut Guintoli, Yamaha perlu menemukan konsistensi dalam efisiensi keluar tikungan.

“Di sinilah Ducati unggul, sementara Yamaha belum sampai di sana,” jelas Guintoli.

Quartararo sendiri menyebutkan bahwa ketika traksi belakang berkurang, mereka kehilangan efisiensi dan performa menurun.

“Tapi motor berputar dengan baik, terlihat stabil, sepertinya memberi banyak umpan balik ke pembalap,” tambahnya.

Michael Laverty menambahkan, “Yamaha bekerja dengan baik ketika grip meningkat. Mereka bisa berputar lebih tajam, mendapatkan traksi, dan akselerasi keluar tikungan untuk menyaingi Ducati. Tapi saat grip berkurang, Quartararo jadi kesulitan.”

Quartararo tetap percaya pada kemampuan Yamaha untuk mengembalikan proyek mereka ke puncak MotoGP ketika ia menandatangani kontrak baru tahun lalu.

Laman: 1 2