GELUMPAI.ID –
Lamine Yamal, yang bergabung dengan akademi La Masia sejak usia enam tahun, terus berkembang pesat dan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari tim utama Barcelona. Meski sering dibandingkan dengan Lionel Messi, Yamal memiliki pengakuan mengejutkan: idola sepakbolanya bukan Messi, melainkan Neymar.
Pada tahun pertamanya di akademi, Barcelona meraih gelar Liga Champions dengan trisula maut ‘MSN’ yang terdiri dari Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Trofi tersebut menjadi yang terakhir diraih Barcelona di ajang paling bergengsi Eropa.
Kini, setelah tampil gemilang bersama tim senior Barcelona, Yamal mengenang kembali masa kecilnya saat ia pertama kali mengenal Neymar. Pada sebuah kesempatan bersama CNN Sport, ia mengungkapkan, “Saya baru berusia lima tahun ketika menyaksikannya di Santos, tetapi baru tujuh tahun ketika bertemu dengannya di Camp Nou, Barcelona. Luar biasa bisa bertemu dengannya. Memang, Messi juga luar biasa, namun Neymar sangat berbeda. Sejak dulu dia memang idola saya. Neymar adalah bintang, seorang legenda sepakbola.”
Sementara itu, Yamal sendiri baru-baru ini kembali ke lapangan setelah pulih dari cedera yang dialaminya saat melawan Leganes pada pertengahan Desember. Pemain muda berusia 17 tahun itu tampil sebagai starter saat Barcelona mengalahkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di semi-final Supercopa de Espana, Kamis (9/1) dini hari WIB. Menariknya, Yamal turut mencetak gol kedua untuk kemenangan tim.
Sumber: GOAL

