News
Beranda » News » Yoon Suk Yeol Gak Tanggapi Panggilan Pihak Berwenang Setelah Deklarasi Darurat Militer yang Gagal!

Yoon Suk Yeol Gak Tanggapi Panggilan Pihak Berwenang Setelah Deklarasi Darurat Militer yang Gagal!

GELUMPAI.ID – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol belum memberikan respons terhadap panggilan untuk diperiksa terkait upayanya yang gagal dalam mendeklarasikan darurat militer. Yoon diminta hadir pada Minggu untuk diperiksa dalam rangka penyelidikan oleh kantor kejaksaan, namun ia mengatakan masih dalam proses menyusun tim pembela hukumnya, demikian yang disampaikan oleh kantor kejaksaan pada wartawan. Kejaksaan berencana mengeluarkan panggilan lain pada Senin.

Yoon, yang kini menghadapi penyelidikan kriminal terkait kemungkinan tuduhan pemberontakan, diimpeach pada Sabtu dengan suara 204 berbanding 85. Kekuasaan presidennya langsung ditangguhkan, dengan Han Duck-soo, Perdana Menteri, menjabat sebagai pelaksana tugas presiden.

Setelah impeachment tersebut, Yoon memberikan pidato yang tegas, memamerkan pencapaiannya sejak menjabat pada 2022, termasuk pembentukan kemitraan keamanan trilateral dengan Amerika Serikat dan Jepang, musuh sejarah Korea Selatan. “Saya tidak akan menyerah. Saya akan berusaha semaksimal mungkin demi negara kita,” kata Yoon.

Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mulai mengadakan sidang pada 16 Desember terkait impeachment Yoon atas deklarasi darurat militer yang kontroversial. Pada Senin, seorang pengunjuk rasa terlihat membawa plakat yang mendukung impeachment di depan Mahkamah Konstitusi di Seoul, yang dikutip oleh AFP.

Jika Yoon terus menanggapi panggilan untuk pemeriksaan, penyidik bisa meminta pengadilan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapannya.

Pada Senin, tim penyidik yang terdiri dari polisi, kementerian pertahanan, dan badan anti-korupsi gagal menyampaikan panggilan untuk Yoon yang diminta hadir pada Rabu, yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-64. Pihak layanan keamanan presiden menolak menerima dokumen tersebut, dengan alasan bahwa itu bukan kewenangannya.

Meski demikian, panggilan tersebut juga telah disampaikan melalui pos dan pihak berwenang meyakinkan bahwa hal tersebut tidak akan menjadi masalah.

Di sisi lain, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mulai memproses kasus impeachment terhadap Yoon yang kontroversial ini, yang telah mengguncang demokrasi dan sekutu utama AS di Asia Timur.

Laman: 1 2 3