Di Korea Utara, yang baru melaporkan deklarasi darurat militer Yoon seminggu setelah kejadian, KCNA melaporkan pada Senin mengenai impeachment Yoon, serta kerumunan besar pengunjuk rasa yang berkumpul di luar Majelis Nasional di Seoul mendukung pemungutan suara impeachment pada Sabtu.
Jumlah pengunjuk rasa tersebut diperkirakan mencapai 200.000 orang, menurut laporan polisi yang dikutip oleh Yonhap, sementara ada pula demonstrasi lebih kecil yang mendukung Yoon.
“Rakyatlah yang membuat ini terjadi,” ujar Lee Jae-myung, pemimpin partai oposisi utama Democratic Party, di hadapan massa yang berkumpul di luar Majelis Nasional pada Sabtu setelah pemungutan suara impeachment.
Pada hari Minggu, Lee menyerukan agar sidang impeachment dijalankan dengan cepat dan mengatakan partainya akan bekerja sama untuk memulihkan stabilitas. Ia juga menyatakan tidak akan meminta impeachment terhadap Han Duck-soo, presiden sementara, terkait perannya dalam deklarasi darurat militer, karena “terlalu banyak impeachment hanya akan menghasilkan kebingungan.”

