News

Dolar Menguat Terhadap Yen Karena Ketidakpastian Laju Pengetatan Kebijakan Bank of Japan

Dua pejabat utama European Central Bank (ECB) pada hari Senin menyatakan kekhawatiran mereka lebih besar terhadap dampak tarif baru AS terhadap pertumbuhan ekonomi zona euro dibandingkan dengan dampak terhadap inflasi.

Komentar terbaru dari pejabat Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, menunjukkan bahwa bank sentral AS akan mengambil pendekatan yang hati-hati dalam penurunan suku bunga.

Data Ekonomi AS dan Pertumbuhan Pasar

Dalam pekan yang sepi data ekonomi AS, Indeks Pasar Perumahan dari National Association of Home Builders/Wells Fargo naik menjadi 46 bulan ini, tertinggi sejak April, dari 43 pada Oktober, didorong oleh optimisme bahwa hasil pemilu baru-baru ini akan membawa perubahan regulasi yang dapat mendorong konstruksi perumahan.

Pasar juga menunggu siapa yang akan dipilih Trump sebagai Menteri Keuangan, dengan sejumlah laporan media menyebutkan bahwa daftar calon potensial kini mencakup mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dan eksekutif miliarder Marc Rowan.

“Perasaan saya adalah pasar melihat pengangkatan ini dan bahkan diskusi mengenai Menteri Keuangan, dan ingin memastikan bahwa Menteri Keuangan mendukung tarif,” kata Chandler.

Pergerakan Mata Uang dan Kripto

  • Sterling menguat 0,47% menjadi $1,2674 setelah mengalami penurunan 2,4% minggu lalu, yang merupakan penurunan mingguan terbesar sejak awal Februari 2023.
  • Dalam pasar kripto, Bitcoin turun 1,82% menjadi $90,114.00.

Dengan ketidakpastian seputar kebijakan moneter Bank of Japan dan kebijakan tarif AS, pergerakan pasar mata uang dan aset berisiko tetap volatile, dengan fokus pada langkah-langkah kebijakan yang akan datang di Jepang dan AS.

Laman: 1 2