Menurut Gaza Health Ministry, lebih dari 52.000 orang tewas akibat kampanye militer Israel. Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.
Nermeen Ziyad Abo Mostafa, mahasiswi kedokteran, berada di dekat rumah sakit saat serangan terjadi. “Jantungan saya hampir berhenti, ledakan beruntun menyala di mana-mana,” tulisnya di Instagram.
“Saya menulis ini dengan tangan gemetar karena situasinya sangat sulit,” tambahnya.

