Diduga Korupsi Tempat Sampah, Mantan Kadis LH Kabupaten Serang Ditangkap Polda Banten

GELUMPAI.ID – Polda secara resmi menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) , Sri Budi Prihasto, sebagai tersangka.

Budi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana () pengadaan lahan (SPA) di Desa Nagara Padang, .

Selain Budi, Polda juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Ketiganya yaitu Kepala Desa Nagara Padang, Toton; Camat Petir, Asep Hedriyana dan Kabid dan Taman pada , Toto Mujianto.

Baca Juga:  Rusia Resmi Luncurkan Agresi! Ukraina Percaya Diri Bisa Menang

Kabid Humas Polda , Kombes. Pol Shinto Silitonga, mengatakan pihaknya telah membidik dugaan Tipikor pada pengadaan lahan SPA sejak akhir Oktober 2021 lalu.

“Sejak Oktober 2021 lalu, penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda telah melakukan rangkaian penyelidikan dan penyidikan secara intens, terhadap dugaan Tipikor terhadap pengadaan lahan SPA yang berada di ,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (30/5).

Baca Juga:  Warga Harapkan Bantuan Bupati, Kesal Jalan tak Diperbaiki oleh Desa

Penyelidikan dan penyidikan itu dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor 388 tanggal 12 Oktober 2021.

Shinto mengatakan, terdapat sebanyak 32 saksi yang telah diperiksa oleh Polda dalam perkara tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, didapati bahwa perkara tersebut mengarah pada perbuatan Tipikor yang dilakukan secara bersama-sama antara Budi, Toton, Toto dan Asep.

“Dari hasil pemeriksaan itu, maka telah diinventarisir ditemukan fakta hukum serta modus para pelaku dalam menjalankan aksi Tipikor,” tuturnya.

Rekomendasi

Komentar ditutup.

  • Gelumpai.ID All Right Reserved