Gay Marak di Kota Serang

Ilustrasi gay/Unsplash/Robert V. Ruggiero
Ilustrasi gay/Unsplash/Robert V. Ruggiero

GELUMPAI.ID – Laki-laki suka laki-laki () yang biasa disebut ‘Gay’ dan wanita penjaja seks komersial (WPSK) marak di Kota .

Kota yang merupakan Ibukota Provinsi Banten menjadi sorotan dalam hal penyimpangan seksual yang bermuara pada ditemukannya puluhan warga terindikasi sebagai orang dengan ().

Kasus sendiri ditemukan berdasarkan pemeriksaan yang mayoritas ditemukan pada komunitas penyimpangan sosial salah satunya laki-laki suka laki-laki () atau banyak juga disebut ‘gay’, wanita penjaja seks komersial (WPSK) dan waria di Kota .

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT. Topsco Steel Utama Plant Cilegon

Berdasarkan data yang didapat, dari 6 Kecamatan di terdapat 957 warga terindikasi sebagai pelaku penyimpangan seksual , 465 WPSK dan 62 waria.

Dari jumlah tersebut, tercatat 58 orang dengan yang saat ini tengah menjalani perawatan.

Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, usai menggelar rapat koordinasi keanggotaan Komisi Penanggulangan AIDS () Kota Serang, Selasa (25/10) di Hotel Puri Kayana Kota Serang.

Baca Juga:  Dewan Kota Serang Sentil Janji Politik Aje Kendor

Pada kesempatan tersebut, diungkapkan bahwa pelaku penyimpangan seksual di Kota Serang rata-rata berusia 15 hingga 25 tahun.

“Jadi estimasi dan populasi kunci yang ada di Kota Serang ini tersebar di 6 Kecamatan se-Kota Serang. Dengan adanya ini potensi AIDS semakin besar dan kami mengajak teman-teman untuk melakukan sosialisasi menyampaikan pengetahuan dalam upaya ,” ujarnya.

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

  • Gelumpai.ID All Right Reserved