Miliaran Aset Penunggak Pajak Dilelang Serentak

DOKUMENTASI Penyitaan aset oleh JSPN beberapa waktu lalu.

GELUMPAI.ID – Kanwil menginstruksikan Juru Sita Pajak Negara () se-Kanwil untuk melaksanakan serentak barang sitaan yang telah dijaminkan wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak. Besarnya utang pajak yang masih belum dibayarkan adalah Rp43.968.839.364 dan nilai yang telah disita sebagai jaminan dan dilakukan proses adalah sebesar Rp5.945.546.677.

Kepala Kanwil DJP Banten, , mengungkapkan bahwa sebelumnya penyitaan ini adalah tindakan untuk menguasai barang milik penunggak pajak sebagai jaminan utang pajak menurut peraturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Lantik Pengurus PPS, KPU Kabupaten Serang Dapat Kritikan Keras DPW PKB Provinsi Banten

“Penunggak pajak yang tidak melunasi utang pajaknya yang sudah jatuh tempo dapat dikenakan tindakan penyitaan oleh ,” ujarnya, Rabu (19/10).

Yoyok mengatakan, kegiatan barang sitaan pajak ini dilakukan dalam rangka memberikan efek jera terhadap para penunggak pajak. Hal ini juga dilakukan guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Kemudian memberikan rasa keadilan terhadap  masyarakat yang telah patuh melaksanakan kewajiban perpajakannya,” katanya.

Baca Juga:  Permudah Akses Produk Kesehatan, Kimia Farma dan Bank Mandiri Lakukan Kolaborasi

Berdasarkan data, sitaan yang akan dilakukan dan pemindahbukuan ke kas negara adalah berupa 5 rekening tabungan, 1 tidak bergerak berupa tanah dan/atau bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), 4 tidak bergerak berupa tanah dan/atau bangunan dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), bergerak kendaraan bermotor berupa 1 mobil minibus, 1 double cabin, 1 truk tronton, dan 3 .

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

  • Gelumpai.ID All Right Reserved