Puisi : Rindu

Foto : Puisi rindu karya utami faidilla fauziah/Dok. Pribadi

Karya:

Mengapa harus ada jarak?

Mengapa waktu itu terbatas?

Ingin ku teriak

Cukup sebentar saja, Kukira semenit pas

Tuhan apakah ini yang dinamakan kepada tuan?

Ternyata sungguh amat menyakitkan

Aku tahu ini amat berlebihan

Namun kehadirannya takkan tergantikan

Senyumnya, tingkahnya

Hadir disetiap saat dipelupuk mataku

Wahai

Sampaikan rinduku untuknya

Mungkin, inilah jalan takdirku

Harus merindunya selalu

Menahan semua ego dan sabarku

Melawan jarak dan waktu

Penulis puisi merupakan aktif di SMP Negeri 2 Bandung, Kecamatan Bandung Kabupaten Serang, Provinsi Banten

Rifqi Fatahilah
WRITTEN BY

Rifqi Fatahilah

Menabung rindu bukan bagian dari investasi. So! Mending baca berita gelumpai.id daripada berlarut-larut dalam romantisme receh

Tinggalkan Balasan