GELUMPAI.ID – Legenda Formula 1, Alain Prost, melontarkan kritik pedas terhadap mini seri biografi tentang Ayrton Senna yang tayang di Netflix.
Mini seri enam episode berjudul Senna itu mengangkat kisah perjalanan hidup Ayrton Senna, juara dunia tiga kali yang meraih gelar pada 1988, 1990, dan 1991 bersama McLaren.
Senna meninggal dunia tragis dalam kecelakaan di Grand Prix San Marino 1994 saat membela Williams.
Sebagai rival terbesar Senna di era keemasannya, Prost mengaku kecewa dengan cara cerita itu disajikan.
“Ayrton pasti tidak akan menyukainya, apalagi karena ini menunjukkan kurangnya sensitivitas,” kata Prost kepada RMC Motori.
“Ini kisah besar, dan seharusnya tidak boleh ada hal yang dibuat-buat.”
Menurutnya, eksploitasi nama Senna demi kepentingan komersial sangat tidak pantas.
“Kalau tujuan utamanya hanya keuntungan, itu tidak benar. Saya tidak suka dan tidak bisa menerimanya,” tegasnya.
Prost bukan hanya kecewa dengan mini seri ini. Ia juga pernah mengkritik film dokumenter Senna tahun 2010 yang mendapat pujian luas dari penggemar dan kritikus.
“Saya tidak suka film itu,” ungkap Prost.
“Seharusnya mereka bisa menceritakan kisah luar biasa—tentang rivalitas kami di lintasan dan bagaimana hubungan kami setelah saya pensiun.”
Prost bahkan menuding film dokumenter itu sengaja mengaburkan fakta.
“Pesan terakhir Ayrton, ‘Aku merindukanmu, Alain’, dibilang palsu. Jujur, saya pikir justru film itu yang palsu,” tandasnya.
Bagaimana tanggapan keluarga Senna soal ini?
Sumber: CRASH