GELUMPAI.ID — Fermin Aldeguer menunjukkan potensi luar biasa meski gagal finis di Grand Prix Amerika, yang membuatnya harus mengubur impian meraih poin pertama di musim ini.
Aldeguer memulai balapan dari posisi ke-12, dan tampil impresif dengan menembus peringkat ke-6 setelah menyalip beberapa pesaingnya. Namun, pada dua lap terakhir, ia terjatuh saat mengejar Jack Miller, yang membuatnya harus mengakhiri balapan lebih cepat.
Meskipun gagal finis, kecepatan Aldeguer di Austin mendapat pujian. Manajer Ducati, Luigi Dall’Igna, menilai penampilan Aldeguer “magnificent” meski akhirnya gagal mengumpulkan poin.
“Saya senang melihat Aldeguer bahagia dengan motornya, meski kecewa dengan kecelakaan dua lap terakhir,” kata Dall’Igna. “Namun, meskipun performanya luar biasa, poin tetaplah yang paling penting.”
Sementara itu, Johann Zarco yang juga bertarung di balapan tersebut mengungkapkan bahwa kecepatan Aldeguer terlalu liar untuk diikuti.
“Saya tidak bisa mengikuti kecepatan Bezzecchi, dan kecepatan Aldeguer terlalu cepat untuk saya,” ujar Zarco.
Aldeguer, yang telah mencetak poin pertamanya pada debutnya di Thailand, kini harus fokus memperbaiki hasilnya. Walaupun kekecewaan karena kecelakaan di COTA, ia tetap menunjukkan performa yang membanggakan.
Sumber: MotoGP News