News

Dubes RI Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Begini Respons Kemlu!

GELUMPAI.ID – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Duta Besar RI untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap, menjadi sorotan publik. Tuduhan tersebut mencuat melalui petisi yang dirilis tim pengacara korban, Bowyard Partners, berjudul “Permintaan Mendesak untuk Intervensi dalam Kasus Pelecehan Seksual, Intimidasi, dan Pemutusan Hubungan Kerja yang Melanggar Hukum,” pada Juni 2024.

Petisi itu mengungkap dugaan insiden terjadi pada 7 Februari di KBRI Abuja, saat korban membantu Usra mencari lokasi negara bagian Nigeria di peta kantornya. Dalam laporan tersebut, Usra disebut melakukan kontak fisik tak pantas, yang menyebabkan korban mengalami trauma psikologis berat. Akibatnya, korban harus kembali ke Indonesia untuk menjalani konseling.

Dilansir dari keterangan resmi pada Selasa (31/12), Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah “Roy” Soemirat, menyatakan bahwa pihaknya menanggapi laporan ini dengan serius. “Kemlu akan terus lakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait untuk memperoleh informasi yang komprehensif mengenai fakta yang terjadi,” ujar Roy.

Kemlu juga telah memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Roy menegaskan bahwa Kemlu berkomitmen menjaga kode etik dan profesionalisme tinggi di lingkungan kerja. “Kemlu senantiasa mewajibkan semua jajaran untuk mematuhi kode etik dan standar profesionalisme yang tinggi serta tidak akan mentolerir perilaku yang bertentangan dengan prinsip-prinsip etika diplomatik,” lanjutnya.

Sebagai langkah pencegahan, Roy menyebut Kemlu telah mengeluarkan Surat Edaran sejak 2022 terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan Kemlu maupun perwakilan RI di luar negeri.

Ryan Gosling dan Chris Hemsworth Gebrak Hollywood, Amazon Gaspol di Dunia Film!

Pemeriksaan psikolog dari Kemlu RI menunjukkan bahwa korban mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD), memperkuat urgensi untuk menangani kasus ini secara menyeluruh.

Sumber: CNN Indonesia

Berita Populer

01

Axel Pons Pembalap Moto2 yang Jadi Musafir Jalan Kaki ke India

02

Pilkada Absurditas

03

Kejati Banten Dituding Politisasi Kasus untuk Downgrade Airin

04

CCTV Ungkap Detik-Detik Tragis Liam Payne di Hotel

05

Net TV Resmi Ganti Nama Jadi MDTV dan Pimpinannya, Halim Lie Ditunjuk Jadi Direktur Utama