Transaksi Aset Kripto dan NFT Bakal Diaudit, Aspakrindo: Jadi Makin Legitimate

 

 

GELUMPAI.ID – Rencana audit transaksi aset dan non-fungible token () oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) disambut baik oleh pelaku usaha aset .

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset () & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh PPATK dan Bappebti.

Langkah tersebut dinilai akan membuat industri aset dan menjadi legitimate dan semakin sehat.

Baca Juga:  Lawan Kelaparan, Bursa Kripto Bybit Janji Tanam 100.000 Pohon di India

“Pelaksanaan joint audit antara PPATK dan Bappebti akan membuat industri aset dan menjadi lebih sehat. Langkah ini bisa melindungi investor, pedagang dan lembaga terkait lainnya. Masyarakat juga bisa lebih confidence untuk masuk ke industri, karena sudah ada kejelasan transaksi yang dapat mencegah penyalahgunaan praktik pencucian uang,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Seperti yang telah ketahui bersama, perdagangan di telah diperbolehkan dan diawasi oleh Bappebti, di bawah Kementerian Perdagangan sejak 2019 lalu.

Baca Juga:  Telkom dan Cisco Tandatangani Kerjasama IoT Control Center dan SDN di ASEAN

Sementara, Bappebti akan menyusun kebijakan yang tepat, untuk mengatur transaksi di . Akan tetapi, Bappebti masih menunggu ekosistem bursa kripto terbentuk.

Soal penggunaan untuk tujuan ilegal seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme serta pengembangan senjata pemusnah massal, menurut Manda sudah diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penerapan Program APU-PPT Terkait Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

  • Gelumpai.ID All Right Reserved