Entertainment K-Wave News

Ending Drakor When The Phone Rings Picu Kontroversi, Sentuh Konflik Palestina-Israel!

GELUMPAI.ID – Episode terakhir drama Korea When The Phone Rings yang tayang Sabtu (4/1) menuai kritik tajam. Salah satu adegan kontroversialnya memperlihatkan karakter Na Yu Ri (Jang Gyu Ri) melaporkan insiden yang melibatkan dua negara fiksi, “Paltima” dan “Izmael.”

“Serangan udara Paltima berlangsung di Izmael, di mana warga negara Korea diculik oleh militan bersenjata,” ungkap Na Yu Ri dalam adegan tersebut. Dialog itu dengan cepat memancing sorotan penonton yang mengaitkannya dengan konflik nyata antara Palestina dan Israel. Mereka menilai nama “Paltima” sebagai pelesetan dari Palestina, sementara “Izmael” sebagai Israel.

Para penonton ramai mengkritik produksi When The Phone Rings karena dianggap keliru menggambarkan situasi sensitif tersebut. Drama ini bahkan dituding menyebarkan propaganda Zionis, sebuah isu yang tak main-main di tengah konflik Palestina-Israel yang masih berlangsung.

Namun, di tengah pro dan kontra, drama ini tetap mencetak rekor rating di episode terakhirnya. Berdasarkan data Nielsen Korea, rating nasional rata-rata episode tersebut mencapai 8,6 persen—rekor tertinggi sepanjang penayangannya.

Drama yang dibintangi Yoo Yeon Seok, Chae Soo Bin, Heo Nam Jun, dan Jang Kyu Ri ini pertama kali tayang pada 22 November 2024. Meskipun sempat mencatatkan rating rendah sebesar 4,7 persen pada episode kedua, popularitasnya terus meningkat hingga mencapai puncaknya di akhir cerita.

Black Mirror Season 7 Bakal Tayang! Petunjuk Misterius Mulai Bermunculan

Bagaimana menurutmu, apakah drama ini layak dikritik atau justru dianggap sebagai karya seni yang bebas berekspresi?

Sumber: Insert Live

Berita Populer

01

Axel Pons Pembalap Moto2 yang Jadi Musafir Jalan Kaki ke India

02

Pilkada Absurditas

03

Kejati Banten Dituding Politisasi Kasus untuk Downgrade Airin

04

CCTV Ungkap Detik-Detik Tragis Liam Payne di Hotel

05

Net TV Resmi Ganti Nama Jadi MDTV dan Pimpinannya, Halim Lie Ditunjuk Jadi Direktur Utama