GELUMPAI.ID — Ketua Motorsport UK, Dave Richards, melontarkan ancaman gugatan hukum terhadap badan pengatur F1, FIA. Langkah ini dilakukan menyusul kekhawatiran Richards atas tata kelola FIA di bawah kepemimpinan Mohammed Ben Sulayem.
Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada anggota Motorsport UK, Richards menyoroti sejumlah janji kampanye Ben Sulayem yang dinilai tak terpenuhi. Dia menyebut bahwa beberapa anggota senior FIA telah dipecat atau mengundurkan diri dalam situasi yang tidak transparan. Lebih lanjut, dia menuding bahwa komite audit dan etika FIA kini kehilangan otonomi, sementara perwakilan Inggris yang mempertanyakan sejumlah kebijakan malah dicopot secara sepihak.
Richards mengungkapkan bahwa dirinya diminta menandatangani perjanjian kerahasiaan baru yang dianggap sebagai “gagging order.” Ia menilai tindakan ini bertentangan dengan janji transparansi yang menjadi dasar dukungan awalnya terhadap Ben Sulayem. Sebagai tanggapan, Richards bersama penasihat hukum dari Inggris dan Prancis telah mengajukan serangkaian pertanyaan yang hingga kini belum dijawab oleh FIA.
Kritik ini muncul ketika Ben Sulayem diperkirakan akan mencalonkan diri kembali saat masa jabatannya habis pada Desember mendatang. Namun, Richards menegaskan bahwa “situasi ini telah memburuk secara progresif,” mengarah pada semakin hilangnya akuntabilitas dan standar tata kelola olahraga yang diharapkan.
Sumber: CRASH