Bisnis & Ekonomi

Holding Ultra Mikro Dinilai Perkuat Kemandirian Pelaku Usaha Perempuan

Juni 25, 20262 menit baca
Advertisement

GELUMPAI.ID – Keberadaan Holding Ultra Mikro (UMi) yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM dinilai semakin memperkuat upaya pemberdayaan pelaku usaha mikro, khususnya perempuan prasejahtera yang menjadi nasabah PNM Mekaar.

Sejak dibentuk pada 2021, kolaborasi ketiga entitas tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran pembiayaan, tetapi juga memperluas akses layanan keuangan dan pendampingan usaha bagi nasabah.

Melalui ekosistem yang terintegrasi, para pelaku usaha ultra mikro kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Berbagai program pemberdayaan yang dijalankan turut mendorong peningkatan kapasitas nasabah. Selain memperoleh pembiayaan modal usaha, nasabah juga dibekali literasi keuangan, budaya menabung, akses produk tabungan emas, asuransi mikro, hingga pendampingan pemasaran melalui platform digital.

Hasilnya, semakin banyak nasabah yang dinilai siap naik kelas. Data PNM menunjukkan jumlah nasabah Mekaar yang naik kelas melonjak dari 329.532 orang pada 2022 menjadi 2.579.407 orang pada 2025.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah nasabah yang menjadi Agen BRILink. Dari 69.016 agen pada 2022, jumlahnya bertambah menjadi 186.477 agen pada 2025. Kehadiran agen tersebut turut memperluas akses layanan keuangan hingga ke tingkat desa dan lingkungan masyarakat.

Direktur Keuangan PNM, Sahat Pangaribuan, mengatakan Holding Ultra Mikro telah menghadirkan kemudahan layanan yang lebih terintegrasi bagi nasabah.

“Integrasi ini membuat layanan menjadi lebih mudah diakses dan lebih lengkap, sehingga nasabah tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan peluang untuk berkembang. Kami melihat nasabah semakin siap naik kelas, lebih mandiri secara finansial, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya ke tahap berikutnya,” ujar Sahat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan nasabah dalam meningkatkan skala usaha dan memperkuat kondisi ekonominya.

Melalui Holding Ultra Mikro, PNM berharap semakin banyak pelaku usaha ultra mikro yang mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari ekosistem keuangan yang inklusif di Indonesia.(*)

Advertisement
Tentang penulis1 kontributor
Dukung Jurnalisme Independen

Dukung Jurnalisme Independen

Bantu Gelumpai terus menghadirkan liputan publik yang mendalam.