GELUMPAI.ID — Jack Doohan mendapat hukuman empat poin penalti setelah dua insiden besar di akhir pekan Grand Prix China.
Pada balapan kali ini, Doohan gagal mencetak poin setelah terlibat dalam dua insiden yang menghalangi peluangnya finis di posisi 10 besar. Insiden pertama terjadi di sprint race, saat Doohan bertabrakan dengan Gabriel Bortoleto dari Sauber pada lap terakhir. Akibatnya, ia mendapat penalti waktu 10 detik dan dua poin penalti.
Tak lama kemudian, insiden serupa terjadi di balapan utama. Doohan dijatuhi hukuman yang sama setelah memaksa Isack Hadjar dari Racing Bull keluar dari lintasan saat mencoba mempertahankan posisinya di tikungan tajam. Dengan dua pelanggaran ini, Doohan kini mengoleksi empat poin penalti dalam dua balapan pertama musim ini.
FIA menetapkan bahwa setiap pembalap yang mengumpulkan 12 poin penalti dalam satu musim akan menjalani hukuman satu balapan tanpa ikut serta. Doohan harus berhati-hati agar tidak mencapai batas tersebut dalam sisa musim ini.
Pada insiden pertama dengan Bortoleto, Doohan menjelaskan bahwa ia merasa mengendalikan aksi menyalip. Namun, para steward menilai bahwa ia tidak memiliki hak untuk menikung pada apex dan seharusnya mundur saat melihat mobil-mobil Haas menghalangi jalurnya. Keputusan mereka: “Doohan seharusnya memastikan manuvernya aman dan sesuai dengan pedoman, namun aksinya menyebabkan tabrakan, dan ia lebih banyak disalahkan.”
Di insiden kedua dengan Hadjar, Doohan berusaha merebut posisi kembali setelah kehilangan posisi pada tikungan 14. Ia mengunci roda dan memaksa Hadjar keluar dari lintasan. Steward memberi penalti waktu 10 detik dan dua poin penalti karena melanggar pedoman untuk memaksa pembalap lain keluar jalur.
Meski mendapat hukuman, posisi Doohan di F1 tidak terancam langsung, meskipun ada spekulasi soal masa depannya setelah Alpine merekrut Franco Colapinto sebagai pembalap cadangan dan tes.
Sumber: CRASH