GELUMPAI.ID – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia memberikan apresiasi penuh terhadap penyelenggaraan Run For Vision 2026: 5K Charity Run yang digelar Rumah Sakit Mata Achmad Wardi (RSAW) BWI-DD di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, pada Minggu, 28 Juni 2026.
Ajang yang diikuti sekitar 1.200 pelari dari berbagai daerah itu dinilai menjadi contoh nyata bagaimana pembudayaan olahraga dapat dipadukan dengan aksi kemanusiaan untuk menjawab persoalan kesehatan masyarakat.
Dukungan pemerintah pusat ditandai dengan kehadiran Asisten Deputi Kemenpora RI yang memimpin pelepasan (flag off) peserta bersama Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia, Dewan Pengawas Dompet Dhuafa Yayat Supriatna, serta jajaran Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR).
Mewakili Kemenpora RI, Asisten Deputi Kemenpora menyampaikan bahwa Run For Vision menghadirkan wajah baru olahraga masyarakat yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak sosial secara langsung.
“Kemenpora menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Run For Vision 2026. Kami secara khusus mengapresiasi sinergi hebat antara Dompet Dhuafa dan Badan Wakaf Indonesia dalam mengembangkan RS Mata Achmad Wardi BWI-DD. Event ini membuktikan bahwa ekosistem dan tren gaya hidup berlari di masyarakat mampu digerakkan menjadi jembatan solidaritas sosial yang memberikan manfaat medis bermartabat bagi sesama,” ujarnya.
Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD, dr. Pradipta Suarsyaf, mengatakan seluruh partisipasi peserta dalam Run For Vision 2026 akan dikonversi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata.
“Setiap langkah kaki peserta hari ini secara langsung kami salurkan menjadi pembiayaan 263 tindakan operasi katarak gratis serta pembagian 1.000 kacamata gratis bagi masyarakat dhuafa. RSAW berkomitmen menjaga transparansi penuh agar energi positif para pelari tepat sasaran menghadirkan kembali cahaya penglihatan bagi masyarakat,” katanya.
Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, Run For Vision 2026 juga menjadi bagian dari peringatan 33 tahun pengabdian Dompet Dhuafa kepada masyarakat Indonesia.
Kegiatan ini mendapat dukungan berbagai elemen, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, Badan Wakaf Indonesia, organisasi kemasyarakatan Islam, organisasi profesi kesehatan, komunitas lari, hingga sektor swasta.
Kemeriahan acara juga diwarnai kehadiran pelari veteran nasional Restu Didik atau Didik Runner (63), yang dikenal konsisten menjalankan runstreak atau berlari setiap hari tanpa putus sejak September 2017.
Kehadirannya menjadi inspirasi bahwa semangat hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.
Melalui Run For Vision 2026, sebanyak 263 masyarakat dhuafa akan memperoleh layanan operasi katarak gratis dan 1.000 penerima manfaat akan mendapatkan kacamata gratis sebagai bagian dari misi memperluas akses kesehatan mata di Indones





